Categories
Berita

Wagub: Tingkat kesembuhan COVID-19 di Jakarta capai 82 persen


pelayanan kesehatan akan terus ditingkatkan dengan mengedepankan profesionalitas, integritas dan bekerja semaksimal mungkin

Jakarta (ANTARA) – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengklaim tingkat kesembuhan pasien virus Corona (COVID-19) di Jakarta mencapai 82 persen sampai dengan Sabtu (3/10).

“Tingkat kesembuhan sudah sangat baik 82 persen, sementara angka kematian terus menurun hingga 2,2 persen,” kata Riza usai mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Minggu, Jakarta, Sabtu.

Riza memastikan pelayanan kesehatan di rumah sakit DKI dilakukan sebaik mungkin dengan sumber daya manusia, dokter hingga tenaga kesehatan yang cukup.

Baca juga: Wagub DKI minta warga tak khawatirkan ketersediaan makam COVID-19

“Kami memastikan pasien dilayani dengan baik dan diberikan fasilitas yang terbaik oleh pemerintah,” ujar Riza.

Riza menyatakan komunikasi dengan para pasien membuktikan jika mereka dilayani dengan fasilitas terbaik. Mereka diberikan obat-obatan yang cukup untuk mempercepat kesembuhan.

“Saya pribadi tenang, tidak hanya mendengar laporan dan media, tetapi melihat langsung dan berdialog dengan dokter, perawat dan pasien,” jelas Riza.

Baca juga: Ini syarat warga Jakarta boleh isolasi mandiri

Riza menyatakan pelayanan kesehatan akan terus ditingkatkan dengan mengedepankan profesionalitas, integritas, dan bekerja semaksimal mungkin.

“Kami melayani semuanya, tidak hanya pasien warga Jakarta, tetapi kepada siapapun pasien yang datang ke rumah sakit di Jakarta akan diberikan pelayanan terbaik,” kata Riza menegaskan.

Baca juga: Wagub : Gerebek Lumpur diprioritaskan di kawasan rawan banjir

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperpanjang kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta hingga 11 Oktober 2020 mendatang.

Pencabutan kebijakan PSBB transisi dan mengembalikannya kepada kebijakan PSBB yang diperketat telah dilakukan sejak 14 September 2020.

Kebijakan PSBB Jakarta dilakukan karena tiga indikator yaitu tingkat kematian, ketersediaan tempat tidur isolasi, dan ICU khusus COVID-19, dan tingkat kasus positif di Jakarta.

Pewarta: Fauzi
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Source link

pelayanan kesehatan akan terus ditingkatkan dengan mengedepankan profesionalitas, integritas dan bekerja semaksimal mungkin

Jakarta (ANTARA) – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengklaim tingkat kesembuhan pasien virus Corona (COVID-19) di Jakarta mencapai 82 persen sampai dengan Sabtu (3/10).

“Tingkat kesembuhan sudah sangat baik 82 persen, sementara angka kematian terus menurun hingga 2,2 persen,” kata Riza usai mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Minggu, Jakarta, Sabtu.

Riza memastikan pelayanan kesehatan di rumah sakit DKI dilakukan sebaik mungkin dengan sumber daya manusia, dokter hingga tenaga kesehatan yang cukup.

Baca juga: Wagub DKI minta warga tak khawatirkan ketersediaan makam COVID-19

“Kami memastikan pasien dilayani dengan baik dan diberikan fasilitas yang terbaik oleh pemerintah,” ujar Riza.

Riza menyatakan komunikasi dengan para pasien membuktikan jika mereka dilayani dengan fasilitas terbaik. Mereka diberikan obat-obatan yang cukup untuk mempercepat kesembuhan.

“Saya pribadi tenang, tidak hanya mendengar laporan dan media, tetapi melihat langsung dan berdialog dengan dokter, perawat dan pasien,” jelas Riza.

Baca juga: Ini syarat warga Jakarta boleh isolasi mandiri

Riza menyatakan pelayanan kesehatan akan terus ditingkatkan dengan mengedepankan profesionalitas, integritas, dan bekerja semaksimal mungkin.

“Kami melayani semuanya, tidak hanya pasien warga Jakarta, tetapi kepada siapapun pasien yang datang ke rumah sakit di Jakarta akan diberikan pelayanan terbaik,” kata Riza menegaskan.

Baca juga: Wagub : Gerebek Lumpur diprioritaskan di kawasan rawan banjir

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperpanjang kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta hingga 11 Oktober 2020 mendatang.

Pencabutan kebijakan PSBB transisi dan mengembalikannya kepada kebijakan PSBB yang diperketat telah dilakukan sejak 14 September 2020.

Kebijakan PSBB Jakarta dilakukan karena tiga indikator yaitu tingkat kematian, ketersediaan tempat tidur isolasi, dan ICU khusus COVID-19, dan tingkat kasus positif di Jakarta.

Pewarta: Fauzi
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020