Categories
Berita

Wagub DKI pastikan pencegahan banjir berjalan optimal


Jakarta (ANTARA) – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan pencegahan banjir di wilayah kota dan kabupaten di DKI Jakarta berjalan optimal termasuk lewat program “Grebek Lumpur”.

“Kami seperti biasa di hari Sabtu dan Minggu keliling mulai dari Pak Gubernur, saya, Pak Wali Kota melakukan peninjauan apa yang dikerjakan oleh dinas terkait penanggulangan banjir,” katanya saat meninjau RW 006 Kelurahan Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu.

Menurut dia, Dinas Bina Marga, Dinas Sumber Daya Air, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, camat, lurah, hingga RW juga melakukan upaya dalam rangka pengendalian banjir.

Wagub yang akrab disapa Ariza itu mengatakan lewat program “Gerebek Lumpur” Pemprov DKI Jakarta berupaya menambah volume tampungan air, baik yang ada di kali, sungai, embung maupun waduk yang ada di DKI Jakarta.

Tak hanya memastikan volume penampungan air berjalan optimal, Ariza mengatakan, “Grebek Lumpur” juga dimaksudkan untuk memastikan pencegahan banjir lainnya berjalan baik.

“Kita juga melakukan optimalisasi pompa air untuk bisa dipastikan berjalan dengan baik, tidak hanya di musim hujan tapi juga di beberapa hari belakangan ini saat cuaca cerah,” katanya.

Baca juga: Pemkot Jakut perkuat kolaborasi untuk atasi banjir
Baca juga: Polri siapkan operasi tanggap bencana hadapi cuaca ekstrem

Selain itu juga membuat sodetan dan mendorong agar ada biopori di lingkungan rumah. “Jadi prinsipnya semua upaya kita lakukan, di samping juga upaya penanggulangan banjir juga kita tingkatkan,” ujar Ariza.

Mantan anggota DPR RI itu pun mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap perubahan iklim di Jakarta.

Karena menurut prakiraan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Ibu Kota Jakarta ikut terimbas anomali fenomena La Nina yang menyebabkan terjadinya peningkatan curah hujan dengan intensitas lebat dibanding tahun sebelumnya.

“Kita minta masyarakat mempersiapkan diri membantu menjaga kebersihan, membuang sampah pada tempatnya, membersihkan selokan, got, di lingkungan rumah masing-masing,” katanya.

Untuk mengantisipasi banjir, dia meminta dukungan dari semua pihak. “Kami juga melakukan sosialisasi masyarakat dalam rangka pengendalian banjir,” tutur Riza.

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Source link

Jakarta (ANTARA) – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan pencegahan banjir di wilayah kota dan kabupaten di DKI Jakarta berjalan optimal termasuk lewat program “Grebek Lumpur”.

“Kami seperti biasa di hari Sabtu dan Minggu keliling mulai dari Pak Gubernur, saya, Pak Wali Kota melakukan peninjauan apa yang dikerjakan oleh dinas terkait penanggulangan banjir,” katanya saat meninjau RW 006 Kelurahan Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu.

Menurut dia, Dinas Bina Marga, Dinas Sumber Daya Air, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, camat, lurah, hingga RW juga melakukan upaya dalam rangka pengendalian banjir.

Wagub yang akrab disapa Ariza itu mengatakan lewat program “Gerebek Lumpur” Pemprov DKI Jakarta berupaya menambah volume tampungan air, baik yang ada di kali, sungai, embung maupun waduk yang ada di DKI Jakarta.

Tak hanya memastikan volume penampungan air berjalan optimal, Ariza mengatakan, “Grebek Lumpur” juga dimaksudkan untuk memastikan pencegahan banjir lainnya berjalan baik.

“Kita juga melakukan optimalisasi pompa air untuk bisa dipastikan berjalan dengan baik, tidak hanya di musim hujan tapi juga di beberapa hari belakangan ini saat cuaca cerah,” katanya.

Baca juga: Pemkot Jakut perkuat kolaborasi untuk atasi banjir
Baca juga: Polri siapkan operasi tanggap bencana hadapi cuaca ekstrem

Selain itu juga membuat sodetan dan mendorong agar ada biopori di lingkungan rumah. “Jadi prinsipnya semua upaya kita lakukan, di samping juga upaya penanggulangan banjir juga kita tingkatkan,” ujar Ariza.

Mantan anggota DPR RI itu pun mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap perubahan iklim di Jakarta.

Karena menurut prakiraan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Ibu Kota Jakarta ikut terimbas anomali fenomena La Nina yang menyebabkan terjadinya peningkatan curah hujan dengan intensitas lebat dibanding tahun sebelumnya.

“Kita minta masyarakat mempersiapkan diri membantu menjaga kebersihan, membuang sampah pada tempatnya, membersihkan selokan, got, di lingkungan rumah masing-masing,” katanya.

Untuk mengantisipasi banjir, dia meminta dukungan dari semua pihak. “Kami juga melakukan sosialisasi masyarakat dalam rangka pengendalian banjir,” tutur Riza.

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020