Categories
Berita

Saham Prancis kembali melemah, indeks CAC 40 ditutup susut 0,12 persen


Paris (ANTARA) – Saham-saham Prancis kembali ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu (14/10), melanjutkan penurunan untuk hari kedua berturut-turut, dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris menyusut 0,12 persen atau 5,95 poin, menjadi menetap di 4.941,66 poin.

Indeks CAC 40 merosot 0,64 persen atau 31,68 poin menjadi 4.947,61 poin pada Selasa (13/10), setelah terangkat 0,66 persen atau 32,48 poin menjadi 4.979,29 poin pada Senin (12/10), dan naik 0,71 persen atau 34,87 poin menjadi 4.946,81 poin pada Jumat (9/10).

Perusahaan kedirgantaraan multinasional Eropa Airbus mencatat kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya kehilangan 2,40 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan jasa pembayaran dan transaksional Prancis Worldline yang terpangkas 2,35 persen, serta kelompok perusahaan produsen barang-barang fashion mewah internasional Kering turun 1,56 persen.

Sementara itu, produsen mobil multinasional Prancis Renault berhasil membukukan keuntungan paling tinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan. dengan harga sahamnya melojak 3,46 persen.

Disusul oleh saham perusahaan manufaktur baja multinasional ArcelorMittal SA yang terangkat 2,60 persen, dan kelompok perusahaan industri Prancis Bouygues bertambah 2,25 persen.
 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Source link

Paris (ANTARA) – Saham-saham Prancis kembali ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu (14/10), melanjutkan penurunan untuk hari kedua berturut-turut, dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris menyusut 0,12 persen atau 5,95 poin, menjadi menetap di 4.941,66 poin.

Indeks CAC 40 merosot 0,64 persen atau 31,68 poin menjadi 4.947,61 poin pada Selasa (13/10), setelah terangkat 0,66 persen atau 32,48 poin menjadi 4.979,29 poin pada Senin (12/10), dan naik 0,71 persen atau 34,87 poin menjadi 4.946,81 poin pada Jumat (9/10).

Perusahaan kedirgantaraan multinasional Eropa Airbus mencatat kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya kehilangan 2,40 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan jasa pembayaran dan transaksional Prancis Worldline yang terpangkas 2,35 persen, serta kelompok perusahaan produsen barang-barang fashion mewah internasional Kering turun 1,56 persen.

Sementara itu, produsen mobil multinasional Prancis Renault berhasil membukukan keuntungan paling tinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan. dengan harga sahamnya melojak 3,46 persen.

Disusul oleh saham perusahaan manufaktur baja multinasional ArcelorMittal SA yang terangkat 2,60 persen, dan kelompok perusahaan industri Prancis Bouygues bertambah 2,25 persen.
 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2020