Categories
Berita

Positif COVID-19 di Bangka capai 118 orang, tersebar di enam kecamatan


Ratusan warga terkonfirmasi positif COVID-19 itu tersebar di enam kecamatan dari delapan kecamatan di Kabupaten Bangka

Sungailiat, Babel (ANTARA) – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTTP) COVID-19 Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan kasus warga terpapar positif COVID-19 di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung hingga Jumat (9/10) 2020 mencapai 118 orang yang tersebar di enam kecamatan

“Dan 83 orang dinyatakan sembuh,” kata Juru bicara GTPP COVID-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra di Sungailiat, Jumat.

Ia mengatakan 118 orang yang terpapar positif COVID-19 tersebut berdasarkan data informasi COVID-19 di Dinas Kesehatan setempat.

“Ratusan warga terkonfirmasi positif COVID-19 itu tersebar di enam kecamatan dari delapan kecamatan di Kabupaten Bangka,” katanya.

Di Kecamatan Belinyu terdapat 12 kasus COVID-19, terdapat 11 orang sudah dinyatakan sembuh, Kecamayan Mendo Barat tercatat delapan kasus dan tujuh kasus sudah sembuh, Kecamatan Merawang terdapat 15 warga positif COVID-19 sementara tujuh orang sudah sembuh.

Lalu, di Kecamatan Pemali, dari 36 kasus COVID-19 terdapat 26 orang sembuh, Kecamatan Puding Besar dari satu kasus sudah dinyatakan sembuh sedangkan di Kecamatan Sungailiat terdapat 46 kasus dan baru 31 orang yang sudah dinyatakan sembuh.

“Sampai dengan saat ini di Kecamatan Bakam dan Kecamatan Riau Silip yang tidak ditemukan kasus warga terpapar COVID-19,” katanya.

Ia mengatakan, untuk 35 pasien yang masih menjalani perawatan kesehatan di ruang isolasi rumah sakit Depati Bahrin Sungailiat dan balai diklat provinsi di Kota Pangkalpinang.

“Kasus COVID-19 di Kabupaten Bangka berasal dari berbagai klaster termasuk pula munculnya status transmisi lokal yang disebabkan kontak langsung dengan pasien positif COVID-19,” katanya.

Seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali diminta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19 guna menekan angka kasus yang mengalami peningkatan sekaligus memutus rantai penyebaran COVID-19, demikian Boy Yandra.

Baca juga: Kontak ASN positif, tiga staf Diskoinfotik Bangka tertular COVID-19

Baca juga: Bangka Belitung canangkan tes usap COVID-19 di lapas narkotika

Baca juga: Sekretaris Satgas Penanganan COVID-19 Bangka Belitung tertular corona

 

Pewarta: Kasmono
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Source link

Ratusan warga terkonfirmasi positif COVID-19 itu tersebar di enam kecamatan dari delapan kecamatan di Kabupaten Bangka

Sungailiat, Babel (ANTARA) – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTTP) COVID-19 Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan kasus warga terpapar positif COVID-19 di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung hingga Jumat (9/10) 2020 mencapai 118 orang yang tersebar di enam kecamatan

“Dan 83 orang dinyatakan sembuh,” kata Juru bicara GTPP COVID-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra di Sungailiat, Jumat.

Ia mengatakan 118 orang yang terpapar positif COVID-19 tersebut berdasarkan data informasi COVID-19 di Dinas Kesehatan setempat.

“Ratusan warga terkonfirmasi positif COVID-19 itu tersebar di enam kecamatan dari delapan kecamatan di Kabupaten Bangka,” katanya.

Di Kecamatan Belinyu terdapat 12 kasus COVID-19, terdapat 11 orang sudah dinyatakan sembuh, Kecamayan Mendo Barat tercatat delapan kasus dan tujuh kasus sudah sembuh, Kecamatan Merawang terdapat 15 warga positif COVID-19 sementara tujuh orang sudah sembuh.

Lalu, di Kecamatan Pemali, dari 36 kasus COVID-19 terdapat 26 orang sembuh, Kecamatan Puding Besar dari satu kasus sudah dinyatakan sembuh sedangkan di Kecamatan Sungailiat terdapat 46 kasus dan baru 31 orang yang sudah dinyatakan sembuh.

“Sampai dengan saat ini di Kecamatan Bakam dan Kecamatan Riau Silip yang tidak ditemukan kasus warga terpapar COVID-19,” katanya.

Ia mengatakan, untuk 35 pasien yang masih menjalani perawatan kesehatan di ruang isolasi rumah sakit Depati Bahrin Sungailiat dan balai diklat provinsi di Kota Pangkalpinang.

“Kasus COVID-19 di Kabupaten Bangka berasal dari berbagai klaster termasuk pula munculnya status transmisi lokal yang disebabkan kontak langsung dengan pasien positif COVID-19,” katanya.

Seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali diminta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19 guna menekan angka kasus yang mengalami peningkatan sekaligus memutus rantai penyebaran COVID-19, demikian Boy Yandra.

Baca juga: Kontak ASN positif, tiga staf Diskoinfotik Bangka tertular COVID-19

Baca juga: Bangka Belitung canangkan tes usap COVID-19 di lapas narkotika

Baca juga: Sekretaris Satgas Penanganan COVID-19 Bangka Belitung tertular corona

 

Pewarta: Kasmono
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020