Categories
Berita

Pemprov DKI gandeng CAP tingkatkan pemilahan sampah


untuk memberikan advokasi kepada masyarakat

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggandeng PT Chandra Asri Petrochemical (CAP) Tbk untuk meningkatkan pemilahan sampah melalui program milik Dinas Lingkungan Hidup, Jakarta Recycle Center (JRC).

“Program ini bertujuan untuk memberikan advokasi kepada masyarakat tentang pentingnya partisipasi aktif seluruh warga dalam pengangkutan sampah terpilah dan terjadwal,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih di Jakarta, Kamis.

Andono menjelaskan JRC diadaptasi dari program serupa di Kota Osaki, Jepang sekaligus merupakan wujud Peraturan Gubernur DKI Jakarta No. 77 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Lingkup RW.

Sampai saat ini, program JRC dari DLH DKI Jakarta ini telah melibatkan sekitar 1000 kepala keluarga (KK) di lokasi komplek Bukit Mas, Ozone, dan Taman Alfa Indah.

Setiap warga mendapatkan edukasi untuk melakukan pemilahan berdasarkan delapan kategori yaitu: sisa makanan, plastik, kertas, botol PET & cup, logam, kaca, B3, dan residu.

“Target kami program ini dapat diimplementasikan oleh seluruh warga pada Kecamatan Pesanggrahan pada 2023,” kata Andono.

Untuk itu, Chandra Asri memberikan 36.000 lembar kantong sampah berbahan 100 persen
​​​​​daur ulang yang akan dibagikan kepada masyarakat untuk memudahkan pemilahan sampah.

Direktur CAP, Suryandi mengatakan partisipasi CAP dalam program ini dalam upaya menciptakan siklus ekonomi sirkular.

“Semoga kantong sampah berbahan daur ulang ini dapat membantu DKI Jakarta mengurangi jumlah sampah di TPA. Sampah plastik yang dikelola dengan baik dapat menghasilkan sumber daya baru yang memiliki nilai tambah,” ujar Suryandi.

Desain kantong plastik sampah terpilah ini mengadopsi desain dari Kota Osaki, Jepang dengan penyesuaian atas masukan dari Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, hasil riset dari mahasiswa Tokyo Institute of Technology, serta bantuan teknis dari Indonesian Plastic Recycler (IPR).

Kantong sampah terpilah ini dapat juga didaur ulang kembali sehingga tercipta konsep ekonomi sirkular.

Selain itu, penggunaan kantong plastik terpilah ini dapat mempermudah pendataan keberhasilan pemilahan sampah karena plastik didesain sedemikian rupa sehingga jenis sampah di dalamnya dapat terpantau dengan baik.

Baca juga: DKI gandeng swasta olah sampah Bantargebang jadi energi terbarukan
Baca juga: Pemprov DKI percepat pembangunan fasilitas sampah terpadu

Pewarta: Ganet Dirgantara
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Source link

untuk memberikan advokasi kepada masyarakat

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggandeng PT Chandra Asri Petrochemical (CAP) Tbk untuk meningkatkan pemilahan sampah melalui program milik Dinas Lingkungan Hidup, Jakarta Recycle Center (JRC).

“Program ini bertujuan untuk memberikan advokasi kepada masyarakat tentang pentingnya partisipasi aktif seluruh warga dalam pengangkutan sampah terpilah dan terjadwal,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih di Jakarta, Kamis.

Andono menjelaskan JRC diadaptasi dari program serupa di Kota Osaki, Jepang sekaligus merupakan wujud Peraturan Gubernur DKI Jakarta No. 77 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Lingkup RW.

Sampai saat ini, program JRC dari DLH DKI Jakarta ini telah melibatkan sekitar 1000 kepala keluarga (KK) di lokasi komplek Bukit Mas, Ozone, dan Taman Alfa Indah.

Setiap warga mendapatkan edukasi untuk melakukan pemilahan berdasarkan delapan kategori yaitu: sisa makanan, plastik, kertas, botol PET & cup, logam, kaca, B3, dan residu.

“Target kami program ini dapat diimplementasikan oleh seluruh warga pada Kecamatan Pesanggrahan pada 2023,” kata Andono.

Untuk itu, Chandra Asri memberikan 36.000 lembar kantong sampah berbahan 100 persen
​​​​​daur ulang yang akan dibagikan kepada masyarakat untuk memudahkan pemilahan sampah.

Direktur CAP, Suryandi mengatakan partisipasi CAP dalam program ini dalam upaya menciptakan siklus ekonomi sirkular.

“Semoga kantong sampah berbahan daur ulang ini dapat membantu DKI Jakarta mengurangi jumlah sampah di TPA. Sampah plastik yang dikelola dengan baik dapat menghasilkan sumber daya baru yang memiliki nilai tambah,” ujar Suryandi.

Desain kantong plastik sampah terpilah ini mengadopsi desain dari Kota Osaki, Jepang dengan penyesuaian atas masukan dari Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, hasil riset dari mahasiswa Tokyo Institute of Technology, serta bantuan teknis dari Indonesian Plastic Recycler (IPR).

Kantong sampah terpilah ini dapat juga didaur ulang kembali sehingga tercipta konsep ekonomi sirkular.

Selain itu, penggunaan kantong plastik terpilah ini dapat mempermudah pendataan keberhasilan pemilahan sampah karena plastik didesain sedemikian rupa sehingga jenis sampah di dalamnya dapat terpantau dengan baik.

Baca juga: DKI gandeng swasta olah sampah Bantargebang jadi energi terbarukan
Baca juga: Pemprov DKI percepat pembangunan fasilitas sampah terpadu

Pewarta: Ganet Dirgantara
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020