Categories
Berita

Pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kulon Progo capai 205 kasus


Kulon Progo (ANTARA) – Pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam waktu 24 jam terakhir bertambah tiga kasus baru, sehingga total menjadi 205 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati di Kulon Progo, Jumat, mengatakan tiga pasien terkonfirmasi positif COVID-19 baru, yakni KP-203 adalah laki-laki umur 39 tahun warga Kecamatan/Kapanewon Nanggulan yang memiliki riwayat kontak pulang pergi dari bekasi dan dirawat di RSUD Nyi Ageng Serang, KP-204 adalah laki-laki umur 24 tahun warga Panjatan yang memiliki riwayat kontak kasus luar Kulon Progo yang saat ini dirawat di RS Bhayangkara, dan KP-205 adalah laki-laki umur 19 tahun warga Sentolo yang memiliki riwayat kontak pulang pergi dari Tangerang yang menjalani isolasi di Rumah Singgah Teratai.

“Tiga kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 baru ini semua impor. Kami berharap warga yang berpergian jauh, khususnya dari zona merah segera melakukan rapid test bila reaktif segera melapor dan mengisolasi mandiri supaya tidak menimbulkan klaster baru,” kata Baning.

Baca juga: Kemenkes jelaskan pasien positif COVID-19 dipulangkan dari RS

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kulon Progo, hingga saat ini total suspek sebanyak 2.196 kasus dengan rincian 21 probable meninggal dunia, 205 konfirmasi, dan 1.970 discarded. Dari 205 konfirmasi COVID-19 rinciannya 15 isolasi rumah sakit, 40 isolasi mandiri, 144 sembuh, dan lima orang meninggal dunia.

Selanjutnya, sebaran COVID-19 di masing-masing kecamatan/kapanewon dengan angka kasus tertinggi sampai terendah, yakni Wates sebanyak 37 kasus, Pengasih 30 kasus, Kokap 29 kasus, Sentolo 27 kasus, Lendah 26 kasus, Temon 20 kasus, Galur 15 kasus, Panjatan tujuh kasus, Kalibawang enam kasus, Nanggulan lima kasus, Samigaluh tiga kasus, dan Girimulyo nol kasus.

“Kapanewon dengan kasus tertinggi di Kapanewon Wates dan terendah di Girimulyo nol kasus,” katanya.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Fajar Gegana mengatakan gugus tugas bersama TNI dan Polri mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat terkait protokol kesehatan mulai dari penggunaan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

“Kami berharap masyarakat juga taat pada protokol kesehatan, sehingga tidak ada penyebaran COVID-19,” harapnya.

Baca juga: 277.544 orang sembuh COVID-19 dan pasien positif capai 353.461orang
Baca juga: Bertambah enam warga Aceh terinfeksi COVID-19 meninggal dunia
Baca juga: Pasien COVID-19 sembuh di NTT bertambah enam orang

Pewarta: Sutarmi
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Source link

Kulon Progo (ANTARA) – Pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam waktu 24 jam terakhir bertambah tiga kasus baru, sehingga total menjadi 205 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati di Kulon Progo, Jumat, mengatakan tiga pasien terkonfirmasi positif COVID-19 baru, yakni KP-203 adalah laki-laki umur 39 tahun warga Kecamatan/Kapanewon Nanggulan yang memiliki riwayat kontak pulang pergi dari bekasi dan dirawat di RSUD Nyi Ageng Serang, KP-204 adalah laki-laki umur 24 tahun warga Panjatan yang memiliki riwayat kontak kasus luar Kulon Progo yang saat ini dirawat di RS Bhayangkara, dan KP-205 adalah laki-laki umur 19 tahun warga Sentolo yang memiliki riwayat kontak pulang pergi dari Tangerang yang menjalani isolasi di Rumah Singgah Teratai.

“Tiga kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 baru ini semua impor. Kami berharap warga yang berpergian jauh, khususnya dari zona merah segera melakukan rapid test bila reaktif segera melapor dan mengisolasi mandiri supaya tidak menimbulkan klaster baru,” kata Baning.

Baca juga: Kemenkes jelaskan pasien positif COVID-19 dipulangkan dari RS

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kulon Progo, hingga saat ini total suspek sebanyak 2.196 kasus dengan rincian 21 probable meninggal dunia, 205 konfirmasi, dan 1.970 discarded. Dari 205 konfirmasi COVID-19 rinciannya 15 isolasi rumah sakit, 40 isolasi mandiri, 144 sembuh, dan lima orang meninggal dunia.

Selanjutnya, sebaran COVID-19 di masing-masing kecamatan/kapanewon dengan angka kasus tertinggi sampai terendah, yakni Wates sebanyak 37 kasus, Pengasih 30 kasus, Kokap 29 kasus, Sentolo 27 kasus, Lendah 26 kasus, Temon 20 kasus, Galur 15 kasus, Panjatan tujuh kasus, Kalibawang enam kasus, Nanggulan lima kasus, Samigaluh tiga kasus, dan Girimulyo nol kasus.

“Kapanewon dengan kasus tertinggi di Kapanewon Wates dan terendah di Girimulyo nol kasus,” katanya.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Fajar Gegana mengatakan gugus tugas bersama TNI dan Polri mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat terkait protokol kesehatan mulai dari penggunaan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

“Kami berharap masyarakat juga taat pada protokol kesehatan, sehingga tidak ada penyebaran COVID-19,” harapnya.

Baca juga: 277.544 orang sembuh COVID-19 dan pasien positif capai 353.461orang
Baca juga: Bertambah enam warga Aceh terinfeksi COVID-19 meninggal dunia
Baca juga: Pasien COVID-19 sembuh di NTT bertambah enam orang

Pewarta: Sutarmi
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020