Categories
Berita

Pasien positif COVID-19 di Kulon Progo bertambah lima


Kulon Progo (ANTARA) – Pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam 24 jam terakhir bertambah lima kasus sehingga total menjadi 182 kasus.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati di Kulon Progo, Ahad, mengatakan lima pasien COVID-19 baru, yakni KP-178 adalah perempuan umur 25 tahun warga Kecamatan/Kapanewon Sentolo yang memiliki riwayat kontak KP-171.

Kemudian KP-179 laki-laki umur 27 tahun warga Kapanewon Wates yang memiliki riwayat perjalanan luar Jawa, KP-180 laki-laki umur 71 tahun warga Kokap memiliki riwayat kontak KP-176, KP-181 laki-laki umur 43 tahun warga Kecamatan Kokap yang diduga kontak Kluster Arisan Tlogolelo, dan KP-182 laki-laki umur 36 tahun warga Wates memiliki kontak KP-177 yang diisolasi di RS Bethesda.

“Hari ini ada penambahan lima kasus baru, empat diantaranya menjalani isolasi mandiri dan satu pasien diisolasi di rumah sakit rujukan,” kata Baning.

Baca juga: Kulon Progo aktifkan selter pasien COVID-19 di desa-desa

Baca juga: Pemkab Kulon Progo tutup Pasar Pripih antisipasi penyebaran COVID-19

Ia mengatakan hari ini juga ada satu pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang sembuh, yakni KP-147 warga Sentolo. Sehingga berdasarkan data Dinas Kesehatan Kulon Progo sampai saat ini, total suspek sebanyak 2.172 kasus dengan rincian 14 probable meninggal dunia, 182 konfirmasi dan 1.976 discarded.

Selanjutnya, dari total 182 terkonfirmasi positif COVID-19, rinciannya 23 isolasi di rumah sakit, 35 orang isolasi mandiri, 118 orang sembuh, dan lima orang meninggal dunia.

“Saat ini, kluster arisan masih bertambah. Kami masih melakukan penelusuran (tracing) terhadap warga yang memiliki kontak dengan pasien dari kluster arisan,” katanya.

Adapun sebaran pasien terkonfirmasi positif COVID-19 dengan jumlah tertinggi di Wates, Pengasih dan Kokap masing-masing 29 kasus, Lendah sebanyak 24 kasus, Sentolo 22 kasus, Temon 20 kasus, Galur 15 kasus, Panjatan lima kasu, Nanggulan empat kasu, Kalibawang tiga kasus, dan Samigaluh dua kasus.

“Sampai saat ini, kecamatan yang masih nol kasus adalah Girimulyo,” katanya.*

Baca juga: Pasien konfirmasi COVID-19 di Kulon Progo menjadi 152 orang

Baca juga: Pasien konfirmasi COVID-19 di Kulon Progo bertambah 10 kasus

Pewarta: Sutarmi
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Source link

Kulon Progo (ANTARA) – Pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam 24 jam terakhir bertambah lima kasus sehingga total menjadi 182 kasus.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati di Kulon Progo, Ahad, mengatakan lima pasien COVID-19 baru, yakni KP-178 adalah perempuan umur 25 tahun warga Kecamatan/Kapanewon Sentolo yang memiliki riwayat kontak KP-171.

Kemudian KP-179 laki-laki umur 27 tahun warga Kapanewon Wates yang memiliki riwayat perjalanan luar Jawa, KP-180 laki-laki umur 71 tahun warga Kokap memiliki riwayat kontak KP-176, KP-181 laki-laki umur 43 tahun warga Kecamatan Kokap yang diduga kontak Kluster Arisan Tlogolelo, dan KP-182 laki-laki umur 36 tahun warga Wates memiliki kontak KP-177 yang diisolasi di RS Bethesda.

“Hari ini ada penambahan lima kasus baru, empat diantaranya menjalani isolasi mandiri dan satu pasien diisolasi di rumah sakit rujukan,” kata Baning.

Baca juga: Kulon Progo aktifkan selter pasien COVID-19 di desa-desa

Baca juga: Pemkab Kulon Progo tutup Pasar Pripih antisipasi penyebaran COVID-19

Ia mengatakan hari ini juga ada satu pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang sembuh, yakni KP-147 warga Sentolo. Sehingga berdasarkan data Dinas Kesehatan Kulon Progo sampai saat ini, total suspek sebanyak 2.172 kasus dengan rincian 14 probable meninggal dunia, 182 konfirmasi dan 1.976 discarded.

Selanjutnya, dari total 182 terkonfirmasi positif COVID-19, rinciannya 23 isolasi di rumah sakit, 35 orang isolasi mandiri, 118 orang sembuh, dan lima orang meninggal dunia.

“Saat ini, kluster arisan masih bertambah. Kami masih melakukan penelusuran (tracing) terhadap warga yang memiliki kontak dengan pasien dari kluster arisan,” katanya.

Adapun sebaran pasien terkonfirmasi positif COVID-19 dengan jumlah tertinggi di Wates, Pengasih dan Kokap masing-masing 29 kasus, Lendah sebanyak 24 kasus, Sentolo 22 kasus, Temon 20 kasus, Galur 15 kasus, Panjatan lima kasu, Nanggulan empat kasu, Kalibawang tiga kasus, dan Samigaluh dua kasus.

“Sampai saat ini, kecamatan yang masih nol kasus adalah Girimulyo,” katanya.*

Baca juga: Pasien konfirmasi COVID-19 di Kulon Progo menjadi 152 orang

Baca juga: Pasien konfirmasi COVID-19 di Kulon Progo bertambah 10 kasus

Pewarta: Sutarmi
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020