Categories
Berita

Mercedes tidak akan pasok power unit untuk Red Bull


Jakarta (ANTARA) – Mercedes tidak akan memasok power unit untuk Red Bull dan AlphaTauri setelah Honda mundur dari Formula 1 di akhir tahun depan, demikian bos tim pabrikan Jerman Toto Wolff pada Jumat.

Wolff, yang juga memiliki sebagian saham di tim Mercedes F1, mengatakan di Grand Prix Eifel bahwa kapasitas pabrikan Mercedes telah penuh karena mereka memasok mesin untuk Racing Point dan Williams, serta bakal bekerja sama dengan McLaren musim depan.

Sementara itu Ferrari memasok mesin untuk tim mereka sendiri, Haas dan Alfa Romeo.

Baca juga: Mercedes pasok mesin ke Williams hingga 2025
Baca juga: Racing Point rasakan dampak mesin baru Mercedes

Honda pekan lalu mengumumkan mereka bakal mundur dari F1 setelah musim 2021 selesai untuk fokus ke pengembangan teknologi ramah lingkungan seperti sel bahan bakar dan baterai mobil listrik.

“Tidak. Kami hampir berada di kondisi di mana kami tidak bisa membuat power unit untuk kami semua. Jadi tidak ada kapasitas,” kata Wolff menjawab pertanyaan apakah Mercedes akan memasok mesin untuk Red Bull, seperti dikutip Reuters, Jumat.

Baca juga: Bottas dihukum karena ganti mesin di Abu Dhabi

Satu-satunya pemasok yang masih memungkinkan adalah Renault, yang akan mengganti nama tim mereka menjadi Alpine tahun depan.

Bos tim Renault Cyril Abiteboul mengatakan bahwa Red Bull telah mengontak pabrikan asal Prancis itu, yang mana kemitraan mereka sebelumnya telah menghasilkan empat gelar juara dunia secara beruntun pada 2010-2013.

Bos tim Red Bull Christian Horner mengatakan semua opsi masih terbuka namun kedua tim yang dimiliki Red Bull harus memiliki power unit dari pemasok yang sama.

Baca juga: Bos Mercedes: Tenaga mesin Ferrari tak tertandingi

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Source link

Jakarta (ANTARA) – Mercedes tidak akan memasok power unit untuk Red Bull dan AlphaTauri setelah Honda mundur dari Formula 1 di akhir tahun depan, demikian bos tim pabrikan Jerman Toto Wolff pada Jumat.

Wolff, yang juga memiliki sebagian saham di tim Mercedes F1, mengatakan di Grand Prix Eifel bahwa kapasitas pabrikan Mercedes telah penuh karena mereka memasok mesin untuk Racing Point dan Williams, serta bakal bekerja sama dengan McLaren musim depan.

Sementara itu Ferrari memasok mesin untuk tim mereka sendiri, Haas dan Alfa Romeo.

Baca juga: Mercedes pasok mesin ke Williams hingga 2025
Baca juga: Racing Point rasakan dampak mesin baru Mercedes

Honda pekan lalu mengumumkan mereka bakal mundur dari F1 setelah musim 2021 selesai untuk fokus ke pengembangan teknologi ramah lingkungan seperti sel bahan bakar dan baterai mobil listrik.

“Tidak. Kami hampir berada di kondisi di mana kami tidak bisa membuat power unit untuk kami semua. Jadi tidak ada kapasitas,” kata Wolff menjawab pertanyaan apakah Mercedes akan memasok mesin untuk Red Bull, seperti dikutip Reuters, Jumat.

Baca juga: Bottas dihukum karena ganti mesin di Abu Dhabi

Satu-satunya pemasok yang masih memungkinkan adalah Renault, yang akan mengganti nama tim mereka menjadi Alpine tahun depan.

Bos tim Renault Cyril Abiteboul mengatakan bahwa Red Bull telah mengontak pabrikan asal Prancis itu, yang mana kemitraan mereka sebelumnya telah menghasilkan empat gelar juara dunia secara beruntun pada 2010-2013.

Bos tim Red Bull Christian Horner mengatakan semua opsi masih terbuka namun kedua tim yang dimiliki Red Bull harus memiliki power unit dari pemasok yang sama.

Baca juga: Bos Mercedes: Tenaga mesin Ferrari tak tertandingi

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020