Categories
Berita

Dari klaster perusahaan, positif di Barito Kuala-Kalsel naik 640 kasus


Sebelumnya di klaster perusahaan ini ada 11 karyawan konfirmasi positif, pada Jumat (25/9) lalu kembali ada penambahan lagi sebanyak lima orang dari perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di wilayah Kecamatan Tamban

Banjarmasin (ANTARA) – Juru Bicara Tanggap Darurat COVID-19 Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan Hj Azizah Sri Widari mengatakan ada tambahan  lima orang terpapar positif COVID-19 dari klaster perusahaan di daerah itu sehingga jumlah totalnya naik menjadi sebanyak 640 kasus.

“Sebelumnya di klaster perusahaan ini ada 11 karyawan konfirmasi positif, pada Jumat (25/9) lalu kembali ada penambahan lagi sebanyak lima orang dari perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di wilayah Kecamatan Tamban,” katanya di Barito Kuala (Batola) , Sabtu.

Dikatakannya, dalam waktu bersamaan terdapat tiga pasien sembuh, dua orang dari Kecamatan Alalak dan satu orang dari Kecamatan Tabunganen, sehingga menjadikan kecamatan paling selatan Batola itu kembali menjadi zona hijau.

Dengan adanya tambahan baru itu, maka total kasus konfirmasi positif virus corona jenis baru penyebab COVID-19 di Batola menjadi 640 orang.

Sedangkan untuk pasien sembuh, kata dia, sebanyak 590 orang dan pasien meninggal dunia delapan orang, sehingga sisa pasien terkonfirmasi positif (kasus aktif) meningkat menjadi 42 orang atau 6,56 persen.

“Saat ini ke-42 kasus aktif ini 16 di antaranya menjalani isolasi mandiri dan 26 lainnya menjalani perawatan masing-masing di RSUD Anshari Shaleh Banjarmasin satu orang, di RSUD Ulin Banjarmasin satu orang, di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin lima orang, di Karantina Provinsi 15 orang dan di Karantina SKB Marabahan empat orang,” katanya.

Terkait data tambahan lima pasien terkonfirmasi positif baru dari Tamban, kata Azizah, masing-masing berinisial Btl-638 laki-laki (35), Btl-639 wanita (26), Btl-640 wanita (41), Btl-641 laki-laki (61) dan Btl-642 laki-laki (31).

“Saat ini lima pasien terkonfirmasi positif baru itu sedang di karantina di sarana isolasi perusahaan tempat mereka bekarja,” katanya.

Sementara menyangkut tiga pasien sembuh yang berasal dalam pengawasan tim COVID-19 kecamatan masing-masing yaitu dua orang dari Kecamatan Alalak dengan inisial Btl-590 berjenis kelamin wanita berusia 14 tahun dan Btl-608 berjenis kelamin laki-laki berusia 56 tahun.

Sedangkan satu orang dari Kecamatan Tabunganen, jelas dia, berinisial Btl-610 berjenis kelamin wanita berusia 50 tahun.

Selain terdapat tambahan pasien positif, pasien sembuh, dan pasien meninggal dunia, tambah wanita ramah itu, di Kabupaten Barito Kuala juga terdapat pasien suspek empat orang, probable satu orang, dan kontak erat 39 orang, demikian Azizah Sri Widari.

Baca juga: Tambah tiga orang, positif COVID-19 Barito Kuala-Kalsel jadi 42 orang

Baca juga: Pasien COVID-19 Batola bertambah 24 dari OTG

Baca juga: Bayi satu tahun di Barito Kuala Kalsel terkonfirmasi positif COVID-19

Pewarta: Gunawan Wibisono/Ariyanto
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Source link

Sebelumnya di klaster perusahaan ini ada 11 karyawan konfirmasi positif, pada Jumat (25/9) lalu kembali ada penambahan lagi sebanyak lima orang dari perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di wilayah Kecamatan Tamban

Banjarmasin (ANTARA) – Juru Bicara Tanggap Darurat COVID-19 Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan Hj Azizah Sri Widari mengatakan ada tambahan  lima orang terpapar positif COVID-19 dari klaster perusahaan di daerah itu sehingga jumlah totalnya naik menjadi sebanyak 640 kasus.

“Sebelumnya di klaster perusahaan ini ada 11 karyawan konfirmasi positif, pada Jumat (25/9) lalu kembali ada penambahan lagi sebanyak lima orang dari perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di wilayah Kecamatan Tamban,” katanya di Barito Kuala (Batola) , Sabtu.

Dikatakannya, dalam waktu bersamaan terdapat tiga pasien sembuh, dua orang dari Kecamatan Alalak dan satu orang dari Kecamatan Tabunganen, sehingga menjadikan kecamatan paling selatan Batola itu kembali menjadi zona hijau.

Dengan adanya tambahan baru itu, maka total kasus konfirmasi positif virus corona jenis baru penyebab COVID-19 di Batola menjadi 640 orang.

Sedangkan untuk pasien sembuh, kata dia, sebanyak 590 orang dan pasien meninggal dunia delapan orang, sehingga sisa pasien terkonfirmasi positif (kasus aktif) meningkat menjadi 42 orang atau 6,56 persen.

“Saat ini ke-42 kasus aktif ini 16 di antaranya menjalani isolasi mandiri dan 26 lainnya menjalani perawatan masing-masing di RSUD Anshari Shaleh Banjarmasin satu orang, di RSUD Ulin Banjarmasin satu orang, di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin lima orang, di Karantina Provinsi 15 orang dan di Karantina SKB Marabahan empat orang,” katanya.

Terkait data tambahan lima pasien terkonfirmasi positif baru dari Tamban, kata Azizah, masing-masing berinisial Btl-638 laki-laki (35), Btl-639 wanita (26), Btl-640 wanita (41), Btl-641 laki-laki (61) dan Btl-642 laki-laki (31).

“Saat ini lima pasien terkonfirmasi positif baru itu sedang di karantina di sarana isolasi perusahaan tempat mereka bekarja,” katanya.

Sementara menyangkut tiga pasien sembuh yang berasal dalam pengawasan tim COVID-19 kecamatan masing-masing yaitu dua orang dari Kecamatan Alalak dengan inisial Btl-590 berjenis kelamin wanita berusia 14 tahun dan Btl-608 berjenis kelamin laki-laki berusia 56 tahun.

Sedangkan satu orang dari Kecamatan Tabunganen, jelas dia, berinisial Btl-610 berjenis kelamin wanita berusia 50 tahun.

Selain terdapat tambahan pasien positif, pasien sembuh, dan pasien meninggal dunia, tambah wanita ramah itu, di Kabupaten Barito Kuala juga terdapat pasien suspek empat orang, probable satu orang, dan kontak erat 39 orang, demikian Azizah Sri Widari.

Baca juga: Tambah tiga orang, positif COVID-19 Barito Kuala-Kalsel jadi 42 orang

Baca juga: Pasien COVID-19 Batola bertambah 24 dari OTG

Baca juga: Bayi satu tahun di Barito Kuala Kalsel terkonfirmasi positif COVID-19

Pewarta: Gunawan Wibisono/Ariyanto
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020