Categories
Berita

WHO: Eropa memasuki ‘masa sulit’ terkait tahun ajaran baru


Jenewa (ANTARA) – Eropa sedang memasuki “masa sulit” dengan tahun ajaran baru dan saat ruang kelas tidak berperan utama dalam penyebaran virus corona, berkembang bukti bahwa kaum muda menginfeksi orang lain melalui pergaulan, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa.

Orang tua harus melindungi diri mereka sendiri dengan vaksinasi flu menjelang musim dingin, musim di mana kematian lebih tinggi, kata direktur WHO kawasan Eropa, Hans Kluge saat konferensi pers.

“Orang yang lebih muda tidak lantas meninggal karena itu (COVID-19), tetapi itu seperti sebuah tornado dengan ekor yang panjang…Pada satu tahap, orang yang lebih muda apalagi dengan datangnya musim dingin, akan berhubungan lebih dekat dengan penduduk yang lebih tua,” lanjut Kluge.

Sumber: Reuters
Baca juga: Uni Eropa tinjau penularan virus corona melalui udara
Baca juga: AS bebaskan siswa Eropa dari larangan perjalanan COVID-19
Baca juga: Khawatir gelombang kedua COVID-19, Eropa latih “pasukan” medis

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Source link

Jenewa (ANTARA) – Eropa sedang memasuki “masa sulit” dengan tahun ajaran baru dan saat ruang kelas tidak berperan utama dalam penyebaran virus corona, berkembang bukti bahwa kaum muda menginfeksi orang lain melalui pergaulan, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa.

Orang tua harus melindungi diri mereka sendiri dengan vaksinasi flu menjelang musim dingin, musim di mana kematian lebih tinggi, kata direktur WHO kawasan Eropa, Hans Kluge saat konferensi pers.

“Orang yang lebih muda tidak lantas meninggal karena itu (COVID-19), tetapi itu seperti sebuah tornado dengan ekor yang panjang…Pada satu tahap, orang yang lebih muda apalagi dengan datangnya musim dingin, akan berhubungan lebih dekat dengan penduduk yang lebih tua,” lanjut Kluge.

Sumber: Reuters
Baca juga: Uni Eropa tinjau penularan virus corona melalui udara
Baca juga: AS bebaskan siswa Eropa dari larangan perjalanan COVID-19
Baca juga: Khawatir gelombang kedua COVID-19, Eropa latih “pasukan” medis

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2020