Categories
Berita

Tol Manado-Bitung ditargetkan selesai Maret 2021


pembebasan lahan dan pembangunan konstruksi di seksi IIB terus dikebut sehingga direncanakan bisa dioperasionalkan pada tahun depan.

Manado (ANTARA) – Direktur Utama PT Jasamarga Manado-Bitung, George Manurung menargetkan Tol Manado-Bitung di Sulawesi Utara dapat diselesaikan pada Maret 2021.

“Jadi Bentangan tol sepanjang 39 kilometer sudah selesai seperti yang ditargetkan,” ujar Manurung di Manado, Kamis.

Karena itu menurut dia, pembebasan lahan dan pembangunan konstruksi di seksi IIB terus dikebut sehingga direncanakan bisa dioperasionalkan pada tahun depan.

Baca juga: PUPR: Tol Trans Sumatera yang telah beroperasi sepanjang 648 kilometer

Progres fisik di seksi IIB, lanjut Manurung telah mencapai 67 persen.

Konstruksi jalan yang belum bergerak penuh juga ada kaitannya dengan lahan yang belum dibebaskan sehingga pembangunannya sepotong-sepotong.

“Mudah-mudahan pada bulan Oktober nanti pembebasan lahan sudah selesai,” katanya.

Baca juga: Penyesuaian tarif tol Cipularang dan Padaleunyi akan berlaku pekan ini

Di seksi IIB ini, kata dia, sedang dibangun tiga jembatan yaitu jembatan Pinokalan, Ranowulu dan Tendeki.

“Satu badan jembatan sudah tersambung, dan tinggal dua jembatan lagi yang sementara dalam tahapan konstruksi,” sebutnya.

Tol Manado-Bitung dibangun untuk mengurai kemacetan yang terjadi di ruas jalan nasional yang menghubungkan dua wilayah itu.

Selain itu, pembangunannya diharapkan mampu menggerakkan perekonomian daerah setelah dibangun KEK Bitung dan KEK Pariwisata Likupang di Kabupaten Minahasa Utara.

Pewarta: Karel Alexander Polakitan
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Source link

pembebasan lahan dan pembangunan konstruksi di seksi IIB terus dikebut sehingga direncanakan bisa dioperasionalkan pada tahun depan.

Manado (ANTARA) – Direktur Utama PT Jasamarga Manado-Bitung, George Manurung menargetkan Tol Manado-Bitung di Sulawesi Utara dapat diselesaikan pada Maret 2021.

“Jadi Bentangan tol sepanjang 39 kilometer sudah selesai seperti yang ditargetkan,” ujar Manurung di Manado, Kamis.

Karena itu menurut dia, pembebasan lahan dan pembangunan konstruksi di seksi IIB terus dikebut sehingga direncanakan bisa dioperasionalkan pada tahun depan.

Baca juga: PUPR: Tol Trans Sumatera yang telah beroperasi sepanjang 648 kilometer

Progres fisik di seksi IIB, lanjut Manurung telah mencapai 67 persen.

Konstruksi jalan yang belum bergerak penuh juga ada kaitannya dengan lahan yang belum dibebaskan sehingga pembangunannya sepotong-sepotong.

“Mudah-mudahan pada bulan Oktober nanti pembebasan lahan sudah selesai,” katanya.

Baca juga: Penyesuaian tarif tol Cipularang dan Padaleunyi akan berlaku pekan ini

Di seksi IIB ini, kata dia, sedang dibangun tiga jembatan yaitu jembatan Pinokalan, Ranowulu dan Tendeki.

“Satu badan jembatan sudah tersambung, dan tinggal dua jembatan lagi yang sementara dalam tahapan konstruksi,” sebutnya.

Tol Manado-Bitung dibangun untuk mengurai kemacetan yang terjadi di ruas jalan nasional yang menghubungkan dua wilayah itu.

Selain itu, pembangunannya diharapkan mampu menggerakkan perekonomian daerah setelah dibangun KEK Bitung dan KEK Pariwisata Likupang di Kabupaten Minahasa Utara.

Pewarta: Karel Alexander Polakitan
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020