Categories
Berita

Tokoh agama diminta jadi penyejuk jelang pelaksanaan pilkada


Kami dari kepolisian akan menindak tegas apabila ada yang membuat suasana tidak aman, makanya hindari perpecahan konflik antar suku, agama, ras maupun golongan, kita ciptakan bersama rasa aman, damai dan sejuk menjelang pilkada

Putussibau, Kapuas Hulu (ANTARA) –

Kepolisian Polres Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, meminta tokoh agama dan tokoh masyarakat berperan aktif dalam memberikan pemahaman kepada semua pihak agar tetap terjaga keamanan dan ketertiban (kamtibmas) menghadapi pelaksanaan pilkada.

 

“Tokoh agama dan tokoh masyarakat itu sebagai penyejuk, jangan pula menjadi provokator untuk memecah-belah rasa persatuan dan kesatuan yang dapat menganggu Harkamtibmas,” kata Kabag Sumda Polres Kapuas Hulu Kompol Tedjo Sasono saat dialog bersama Forum kerukunan umat beragama (FKUB) di Putussibau, Senin.

 

 

Menurut dia, jika ada persoalan sebaiknya duduk satu meja di selesaikan bersama, karena yang sangat rawan itu adalah isu sara dan semua pihak tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak tertentu yang sengaja ingin merusak rasa persatuan dan kesatuan.

 

“Kami dari kepolisian akan menindak tegas apabila ada yang membuat suasana tidak aman, makanya hindari perpecahan konflik antar suku, agama, ras maupun golongan, kita ciptakan bersama rasa aman, damai dan sejuk menjelang pilkada,” tegas Tedjo.

 

 

“Tidak ada gunanya saling bermusuhan karena beda pilihan karena itu akan merugikan kita semua, apalagi jika terjadi konflik, itj harus kita jaga dan ciptakan bersama jangan sampai terjadi, tapi saya percaya tokoh agama dan tokoh masyarakat Kapuas Hulu tetap komitmen dalam menjaga meamanan dan ketertiban,” kata Tedjo.

 

Dialog bersama Forum Kerukunan Umat beragama (FKUB) Kabupaten Kapuas Hulu untuk menciptakan aman damai dan sejuk menjelang Pilkada Tahun 2020 di Kapuas Hulu tersebut dihadiri masing-masing tokoh agama yang tergabung dalam FKUB, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan ormas keagamaan.

 

Ketua Panita pelaksana Suryadi mengatakan kegiatan itu untuk mensukseskan pilkada dengan menjaga keamanan ketenangan kedamaian dan mencegah isu Sara, sehingga tercipta kamtibmas, baik sebelum maupun setelah pilkada.

 

Pewarta: Teofilusianto Timotius
Editor: Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Source link

Kami dari kepolisian akan menindak tegas apabila ada yang membuat suasana tidak aman, makanya hindari perpecahan konflik antar suku, agama, ras maupun golongan, kita ciptakan bersama rasa aman, damai dan sejuk menjelang pilkada

Putussibau, Kapuas Hulu (ANTARA) –

Kepolisian Polres Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, meminta tokoh agama dan tokoh masyarakat berperan aktif dalam memberikan pemahaman kepada semua pihak agar tetap terjaga keamanan dan ketertiban (kamtibmas) menghadapi pelaksanaan pilkada.

 

“Tokoh agama dan tokoh masyarakat itu sebagai penyejuk, jangan pula menjadi provokator untuk memecah-belah rasa persatuan dan kesatuan yang dapat menganggu Harkamtibmas,” kata Kabag Sumda Polres Kapuas Hulu Kompol Tedjo Sasono saat dialog bersama Forum kerukunan umat beragama (FKUB) di Putussibau, Senin.

 

 

Menurut dia, jika ada persoalan sebaiknya duduk satu meja di selesaikan bersama, karena yang sangat rawan itu adalah isu sara dan semua pihak tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak tertentu yang sengaja ingin merusak rasa persatuan dan kesatuan.

 

“Kami dari kepolisian akan menindak tegas apabila ada yang membuat suasana tidak aman, makanya hindari perpecahan konflik antar suku, agama, ras maupun golongan, kita ciptakan bersama rasa aman, damai dan sejuk menjelang pilkada,” tegas Tedjo.

 

 

“Tidak ada gunanya saling bermusuhan karena beda pilihan karena itu akan merugikan kita semua, apalagi jika terjadi konflik, itj harus kita jaga dan ciptakan bersama jangan sampai terjadi, tapi saya percaya tokoh agama dan tokoh masyarakat Kapuas Hulu tetap komitmen dalam menjaga meamanan dan ketertiban,” kata Tedjo.

 

Dialog bersama Forum Kerukunan Umat beragama (FKUB) Kabupaten Kapuas Hulu untuk menciptakan aman damai dan sejuk menjelang Pilkada Tahun 2020 di Kapuas Hulu tersebut dihadiri masing-masing tokoh agama yang tergabung dalam FKUB, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan ormas keagamaan.

 

Ketua Panita pelaksana Suryadi mengatakan kegiatan itu untuk mensukseskan pilkada dengan menjaga keamanan ketenangan kedamaian dan mencegah isu Sara, sehingga tercipta kamtibmas, baik sebelum maupun setelah pilkada.

 

Pewarta: Teofilusianto Timotius
Editor: Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2020