Categories
Berita

Dampak Banjir, Volume Sampah di Tangerang Naik 800 Ton



Liputan6.com, Tangerang – Hujan deras dan banjir di Kota Tangerang, ternyata mengakibatkan volume sampah meningkat pesat. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Dedi Suhada mengatakan, usai banjir, volume sampah meningkat 60 persen atau sekitar 800 ton.

“Jika di hari biasa, bukan musibah banjir seperti ini, petugas kami mengangkut sekitar 1.300 ton dalam sehari. Sedangkan hingga saat ini seluruh petugas belum berhenti melakukan pengangkutan sampah. Hingga sore nanti, diperkirakan meningkat 60 persen atau sekitar 800 ton dari biasanya,” ungkap Dedi, saat dihubungi, Sabtu (4/1/2020).

Dia mengungkapkan, DLH mengerahkan sebanyak 775 petugas yang tersebar di seluruh titik banjir di Kota Tangerang. Petugas DLH juga dibantu sejumlah instansi lainnya seperti Bidang Pertamanan, Disbudpar dan ratusan relawan.

“Semakin banyak petugas yang kami kerahkan, serta bantuan dari personil lainnya. Aksi bersih-bersih Kota Tangerang pasca banjir akan semakin cepat, dan Kota Tangerang akan kembali pulih,” katanya.

Menurut dia, sejauh ini, sampah yang diangkut petugas didominasi perabotan rumah tangga yang rusak akibat banjir. Seperti, springbed, kasur bekas, lemari, kayu-kayu, hingga batang-batang pohon.

 



Source link

Liputan6.com, Tangerang – Hujan deras dan banjir di Kota Tangerang, ternyata mengakibatkan volume sampah meningkat pesat. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Dedi Suhada mengatakan, usai banjir, volume sampah meningkat 60 persen atau sekitar 800 ton.

“Jika di hari biasa, bukan musibah banjir seperti ini, petugas kami mengangkut sekitar 1.300 ton dalam sehari. Sedangkan hingga saat ini seluruh petugas belum berhenti melakukan pengangkutan sampah. Hingga sore nanti, diperkirakan meningkat 60 persen atau sekitar 800 ton dari biasanya,” ungkap Dedi, saat dihubungi, Sabtu (4/1/2020).

Dia mengungkapkan, DLH mengerahkan sebanyak 775 petugas yang tersebar di seluruh titik banjir di Kota Tangerang. Petugas DLH juga dibantu sejumlah instansi lainnya seperti Bidang Pertamanan, Disbudpar dan ratusan relawan.

“Semakin banyak petugas yang kami kerahkan, serta bantuan dari personil lainnya. Aksi bersih-bersih Kota Tangerang pasca banjir akan semakin cepat, dan Kota Tangerang akan kembali pulih,” katanya.

Menurut dia, sejauh ini, sampah yang diangkut petugas didominasi perabotan rumah tangga yang rusak akibat banjir. Seperti, springbed, kasur bekas, lemari, kayu-kayu, hingga batang-batang pohon.