Categories
Berita

Saham China ditutup lebih tinggi, bangkit dari rugi dua hari beruntun


Indeks Komposit Shanghai menguat 0,50 persen menjadi berakhir di 3.380,68 poin

Beijing (ANTARA) – Saham-saham China ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat, dan berhasil membukukan kenaikan mingguan, karena investor menyambut serangkaian laba perusahaan yang solid, meskipun terus tertekan ketidakpastian pembicaraan perdagangan China-AS.

Indikator utama pasar saham China, Indeks Komposit Shanghai menguat 0,50 persen menjadi berakhir di 3.380,68 poin, sementara Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China ditutup bertambah 1,18 persen menjadi 13.478,00 poin.

Baca juga: Saham Tokyo akhir pekan menguat tipis, ditopang kenaikan Wall Street

Nilai transaksi gabungan saham yang mencakup kedua indeks tersebut menyusut menjadi 844,24 miliar yuan (sekitar 122,16 miliar dolar AS) dari 871,81 miliar yuan (sekitar 125,85 miliar dolar AS) pada hari perdagangan sebelumnya.

Jumlah saham yang naik melebihi yang turun, sebanyak 884 terhadap 488 saham di bursa Shanghai, serta 1.373 saham berbanding 755 saham di bursa Shenzhen, dikutip dari Xinhua.

Saham-saham perusahaan yang terkait dengan pemrosesan makanan, cloud gaming, dan manufaktur kertas berkinerja paling unggul, dengan harga saham Bright Dairy & Food Co., Ltd., pembuat makanan susu utama berbasis di Shanghai, naik 8,92 persen menjadi 20,28 yuan per saham.

Melawan tren, saham-saham di sektor pertanian, mata uang digital, dan baja memimpin kerugian.

Sementara itu, indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, melonjak 1,72 persen menjadi ditutup pada 2.632,45 poin.

Baca juga: Saham Australia melemah, ditutup dengan penurunan mingguan 0,20 persen
Baca juga: Wall Street ditutup lebih tinggi, indeks Dow Jones naik 0,17 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Source link

Indeks Komposit Shanghai menguat 0,50 persen menjadi berakhir di 3.380,68 poin

Beijing (ANTARA) – Saham-saham China ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat, dan berhasil membukukan kenaikan mingguan, karena investor menyambut serangkaian laba perusahaan yang solid, meskipun terus tertekan ketidakpastian pembicaraan perdagangan China-AS.

Indikator utama pasar saham China, Indeks Komposit Shanghai menguat 0,50 persen menjadi berakhir di 3.380,68 poin, sementara Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China ditutup bertambah 1,18 persen menjadi 13.478,00 poin.

Baca juga: Saham Tokyo akhir pekan menguat tipis, ditopang kenaikan Wall Street

Nilai transaksi gabungan saham yang mencakup kedua indeks tersebut menyusut menjadi 844,24 miliar yuan (sekitar 122,16 miliar dolar AS) dari 871,81 miliar yuan (sekitar 125,85 miliar dolar AS) pada hari perdagangan sebelumnya.

Jumlah saham yang naik melebihi yang turun, sebanyak 884 terhadap 488 saham di bursa Shanghai, serta 1.373 saham berbanding 755 saham di bursa Shenzhen, dikutip dari Xinhua.

Saham-saham perusahaan yang terkait dengan pemrosesan makanan, cloud gaming, dan manufaktur kertas berkinerja paling unggul, dengan harga saham Bright Dairy & Food Co., Ltd., pembuat makanan susu utama berbasis di Shanghai, naik 8,92 persen menjadi 20,28 yuan per saham.

Melawan tren, saham-saham di sektor pertanian, mata uang digital, dan baja memimpin kerugian.

Sementara itu, indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, melonjak 1,72 persen menjadi ditutup pada 2.632,45 poin.

Baca juga: Saham Australia melemah, ditutup dengan penurunan mingguan 0,20 persen
Baca juga: Wall Street ditutup lebih tinggi, indeks Dow Jones naik 0,17 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020