Categories
Berita

Rekomendasi aman berhubungan intim masa pandemi bagi pengantin baru


Jakarta (ANTARA) – Bagi Anda yang baru saja menikah, mengenakan masker selama berhubungan intim di masa pandemi COVID-19 seperti saat ini bisa menjadi pilihan untuk mencegah terkena penyakit yang disebabkan virus SARS-CoV2 itu.

Dokter asal Kanada Dr. Theresia Tam mengatakan, cara ini seperti halnya aktivitas lainnya di masa pandemi yang melibatkan jarak fisik dekat.

“Pertimbangkan mengenakan masker yang menutupi hidung dan mulut,” kata dia seperti dilansir dari WebMD, Rabu.

Selain masker, dia juga menyarankan meniadakan berciuman dan kontak wajah ke wajah, lalu memantau diri sendiri dan pasangan terkait gejala COVID-19.

Sebenarnya, kemungkinan terkena COVID-19 melalui hubungan seksual rendah, tetapi bagi pasangan baru ada risikonya bisa meningkat melalui kontak dekat, seperti berciuman. Ingatlah seperti halnya semua interaksi sosial, cobalah untuk menjaga jumlah kontak dekat Anda jika memungkinkan.

Hal senada juga sempat diungkapkan peneliti melalui studi dalam jurnal Annals of Internal Medicine beberapa waktu lalu. Menurut peneliti, setiap bentuk kontak seksual secara langsung bisa membawa risiko terkena COVID-19 karena virus mudah ditularkan melalui aerosol.

“Saat ini tidak ada bukti virus penyebab COVID-19 ditularkan melalui air mani atau cairan vagina, tetapi virus terdeteksi pada air mani orang yang telah atau sedang dalam proses pemulihan dari virus tersebut,” kata Mayo Clinic.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah virus penyebab COVID-19 dapat ditularkan secara seksual.

Baca juga: Mainan seks laris manis setelah warga Denmark diminta berdiam di rumah

Baca juga: Saran ahli soal seks yang aman di tengah corona

Baca juga: Amankah berhubungan intim saat corona? ini kata dokter

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Source link

Jakarta (ANTARA) – Bagi Anda yang baru saja menikah, mengenakan masker selama berhubungan intim di masa pandemi COVID-19 seperti saat ini bisa menjadi pilihan untuk mencegah terkena penyakit yang disebabkan virus SARS-CoV2 itu.

Dokter asal Kanada Dr. Theresia Tam mengatakan, cara ini seperti halnya aktivitas lainnya di masa pandemi yang melibatkan jarak fisik dekat.

“Pertimbangkan mengenakan masker yang menutupi hidung dan mulut,” kata dia seperti dilansir dari WebMD, Rabu.

Selain masker, dia juga menyarankan meniadakan berciuman dan kontak wajah ke wajah, lalu memantau diri sendiri dan pasangan terkait gejala COVID-19.

Sebenarnya, kemungkinan terkena COVID-19 melalui hubungan seksual rendah, tetapi bagi pasangan baru ada risikonya bisa meningkat melalui kontak dekat, seperti berciuman. Ingatlah seperti halnya semua interaksi sosial, cobalah untuk menjaga jumlah kontak dekat Anda jika memungkinkan.

Hal senada juga sempat diungkapkan peneliti melalui studi dalam jurnal Annals of Internal Medicine beberapa waktu lalu. Menurut peneliti, setiap bentuk kontak seksual secara langsung bisa membawa risiko terkena COVID-19 karena virus mudah ditularkan melalui aerosol.

“Saat ini tidak ada bukti virus penyebab COVID-19 ditularkan melalui air mani atau cairan vagina, tetapi virus terdeteksi pada air mani orang yang telah atau sedang dalam proses pemulihan dari virus tersebut,” kata Mayo Clinic.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah virus penyebab COVID-19 dapat ditularkan secara seksual.

Baca juga: Mainan seks laris manis setelah warga Denmark diminta berdiam di rumah

Baca juga: Saran ahli soal seks yang aman di tengah corona

Baca juga: Amankah berhubungan intim saat corona? ini kata dokter

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020