Categories
Berita

Polisi selamatkan seorang begal dari amuk massa di Deli Serdang


Seorang begal itu tidak dapat tertolong lagi, dan akhirnya meninggal dunia.

Medan (ANTARA) – Personel Polsek Sunggal, Polrestabes Medan, Sumatera Utara (Sumut) menyelamatkan seorang pria, diduga pelaku begal, dari amuk massa di Jalan Tanjung Balai, Desa Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumut.

“Pelaku begal masih selamat dan sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit (RS) Bina Kasih Medan,” ujar Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi melalui Kanit Reskrim AKP Budiman Simanjuntak, di Medan, Sabtu.

Ia menjelaskan, begal tersebut tidak dapat tertolong lagi, dan akhirnya meninggal dunia.

Saat peristiwa itu, Jumat (28/8) malam, identitas begal belum diketahui.

“Belum ada yang bisa kita tanyai dan kita jadikan saksi, karena pelaku meninggal,” ujarnya pula.
Baca juga: Kapolda Sumsel perintahkan tingkatkan penindakan kejahatan meresahkan

Budiman mengatakan, pelaku begal mungkin sudah diserahkan kepada pihak keluarganya.

Saat petugas kepolisian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), korban yang diduga pelaku begal sudah tergeletak bersama satu unit sepeda motor.

“Kami juga belum tahu sepeda motor itu milik siapa,” katanya lagi.

Amuk massa tersebut terekam video amatir yang direkam oleh warga masyarakat.

Dalam tayangan video pertama berdurasi 29 detik, terduga pelaku begal terlihat sudah diamuk massa.
Baca juga: Kapolda Sumsel: tembak di tempat pelaku begal
 

Pewarta: Munawar Mandailing
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Source link

Seorang begal itu tidak dapat tertolong lagi, dan akhirnya meninggal dunia.

Medan (ANTARA) – Personel Polsek Sunggal, Polrestabes Medan, Sumatera Utara (Sumut) menyelamatkan seorang pria, diduga pelaku begal, dari amuk massa di Jalan Tanjung Balai, Desa Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumut.

“Pelaku begal masih selamat dan sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit (RS) Bina Kasih Medan,” ujar Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi melalui Kanit Reskrim AKP Budiman Simanjuntak, di Medan, Sabtu.

Ia menjelaskan, begal tersebut tidak dapat tertolong lagi, dan akhirnya meninggal dunia.

Saat peristiwa itu, Jumat (28/8) malam, identitas begal belum diketahui.

“Belum ada yang bisa kita tanyai dan kita jadikan saksi, karena pelaku meninggal,” ujarnya pula.
Baca juga: Kapolda Sumsel perintahkan tingkatkan penindakan kejahatan meresahkan

Budiman mengatakan, pelaku begal mungkin sudah diserahkan kepada pihak keluarganya.

Saat petugas kepolisian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), korban yang diduga pelaku begal sudah tergeletak bersama satu unit sepeda motor.

“Kami juga belum tahu sepeda motor itu milik siapa,” katanya lagi.

Amuk massa tersebut terekam video amatir yang direkam oleh warga masyarakat.

Dalam tayangan video pertama berdurasi 29 detik, terduga pelaku begal terlihat sudah diamuk massa.
Baca juga: Kapolda Sumsel: tembak di tempat pelaku begal
 

Pewarta: Munawar Mandailing
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020