Categories
Berita

PMI dorong kekompakan seluruh elemen bangsa di tengah pandemi COVID-19


Jakarta (ANTARA) – Palang Merah Indonesia (PMI) mendorong kekompakan dari seluruh elemen bangsa dengan menyatupadukan upaya menanggulangi pandemi COVID-19.

“Yang harus diperkuat adalah solidaritas dan kekompakan seluruh elemen bangsa, melupakan sekat-sekat warna suku, agama ras, bahkan warna politik. Menyatupadukan usaha, semata-mata demi keselamatan manusia,” kata Sekretaris Jenderal PMI Sudirman Said melalui keterangan tertulis kepada ANTARA di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Jelang HUT 75, PMI berkomitmen terus beri solusi bagi kemanusiaan

Baca juga: JK ajak masyarakat mendonorkan darahnya di masa pandemi COVID-19

Ia mengatakan di tengah pandemi yang menyebabkan krisis kemanusiaan hingga saat ini, bantuan kemanusiaan dan upaya penanggulangan terus diusahakan oleh banyak pihak, tidak terkecuali oleh PMI.

Namun demikian, meski vaksin direncanakan segera diproduksi untuk mencegah penularan penyakit COVID-19, masyarakat perlu terus berupaya menjaga kesehatan fisik dan mental dalam menghadapi pandemi tersebut.

“Krisis ini akan panjang dan warga akan menghadapi ketidakpastian dalam berbagai aspek kehidupan, baik itu kesehatan, ekonomi, maupun sosial, bahkan mungkin ketidakpastian keamanan dan situasi perpolitikan,” katanya.

Untuk itu, PMI, kata Sudirman, mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat solidaritas dan kekompakan dari setiap upaya penanggulangan wabah, sehingga pandemi COVID-19 dapat diatasi bersama-sama.

Sementara itu, menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75, PMI juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan pemerintah yang telah mendukung dan memberikan kepercayaan kepada PMI dalam setiap peristiwa kemanusiaan.

“Kami ingin berterima kasih kepada seluruh masyarakat dan pemerintah yang telah memberi kepercayaan pada PMI. Juga negara-negara sahabat melalui organisasi donor dan kepalangmerahan yang telah menjadi mitra kerja sama yang baik dalam menangani berbagai isu kemanusiaan,” ucapnya.

Baca juga: PMI buka pendaftaran untuk menjadi sukarelawan kemanusiaan

Baca juga: PMI sebut masih banyak warga tidak benar menggunakan masker

“Kami juga berterima kasih kepada organisasi multilateral Gerakan kepalangmerahan seperti International Federation of Red Cross (IFRC) dan International Committee of Red Cross (ICRC). Karena kepercayaan mereka semua, PMI semakin hari semakin kuat dan mampu berkontribusi pada setiap peristiwa kemanusiaan,” tuturnya.

Menjelang HUT ke-75, PMI berkomitmen untuk terus memegang teguh tujuh prinsip gerakan kepalangmerahan, yaitu prinsip kemanusiaan, kesamaan, kesukarelaan, kemandirian, kesatuan, kenetralan, dan kesemestaan.

“Kita ingin terus menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan tidak saja nasional tetapi juga seluruh dunia,” kata Sudirman Said.

Pewarta: Katriana
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Source link

Jakarta (ANTARA) – Palang Merah Indonesia (PMI) mendorong kekompakan dari seluruh elemen bangsa dengan menyatupadukan upaya menanggulangi pandemi COVID-19.

“Yang harus diperkuat adalah solidaritas dan kekompakan seluruh elemen bangsa, melupakan sekat-sekat warna suku, agama ras, bahkan warna politik. Menyatupadukan usaha, semata-mata demi keselamatan manusia,” kata Sekretaris Jenderal PMI Sudirman Said melalui keterangan tertulis kepada ANTARA di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Jelang HUT 75, PMI berkomitmen terus beri solusi bagi kemanusiaan

Baca juga: JK ajak masyarakat mendonorkan darahnya di masa pandemi COVID-19

Ia mengatakan di tengah pandemi yang menyebabkan krisis kemanusiaan hingga saat ini, bantuan kemanusiaan dan upaya penanggulangan terus diusahakan oleh banyak pihak, tidak terkecuali oleh PMI.

Namun demikian, meski vaksin direncanakan segera diproduksi untuk mencegah penularan penyakit COVID-19, masyarakat perlu terus berupaya menjaga kesehatan fisik dan mental dalam menghadapi pandemi tersebut.

“Krisis ini akan panjang dan warga akan menghadapi ketidakpastian dalam berbagai aspek kehidupan, baik itu kesehatan, ekonomi, maupun sosial, bahkan mungkin ketidakpastian keamanan dan situasi perpolitikan,” katanya.

Untuk itu, PMI, kata Sudirman, mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat solidaritas dan kekompakan dari setiap upaya penanggulangan wabah, sehingga pandemi COVID-19 dapat diatasi bersama-sama.

Sementara itu, menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75, PMI juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan pemerintah yang telah mendukung dan memberikan kepercayaan kepada PMI dalam setiap peristiwa kemanusiaan.

“Kami ingin berterima kasih kepada seluruh masyarakat dan pemerintah yang telah memberi kepercayaan pada PMI. Juga negara-negara sahabat melalui organisasi donor dan kepalangmerahan yang telah menjadi mitra kerja sama yang baik dalam menangani berbagai isu kemanusiaan,” ucapnya.

Baca juga: PMI buka pendaftaran untuk menjadi sukarelawan kemanusiaan

Baca juga: PMI sebut masih banyak warga tidak benar menggunakan masker

“Kami juga berterima kasih kepada organisasi multilateral Gerakan kepalangmerahan seperti International Federation of Red Cross (IFRC) dan International Committee of Red Cross (ICRC). Karena kepercayaan mereka semua, PMI semakin hari semakin kuat dan mampu berkontribusi pada setiap peristiwa kemanusiaan,” tuturnya.

Menjelang HUT ke-75, PMI berkomitmen untuk terus memegang teguh tujuh prinsip gerakan kepalangmerahan, yaitu prinsip kemanusiaan, kesamaan, kesukarelaan, kemandirian, kesatuan, kenetralan, dan kesemestaan.

“Kita ingin terus menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan tidak saja nasional tetapi juga seluruh dunia,” kata Sudirman Said.

Pewarta: Katriana
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020