Categories
Berita

PKS usung 12 kandidat pada pilkada serentak 2020 di Sumbar


Padang, (ANTARA) – Partai Keadilan Sejahtera mengusung 12 pasang kandidat pada pilkada serentak yang akan digelar di Sumatera Barat 9 Desember 2020.

“Dari 14 pilkada yang digelar di Sumbar, hingga saat ini sudah diserahkan SK untuk 12 pasang calon, dua lagi masih menunggu karena masih dalam proses yaitu Kabupaten Pasaman dan Limapuluh Kota,” kata Ketua DPW PKS Sumbar Irsyad Safar di Padang, Sabtu.

Ia menyampaikan hal itu pada rapat koordinasi nasional pemenangan pilkada serentak 2020 bersama DPP PKS yang digelar secara daring dihadiri para calon kepala daerah yang diusung.

Untuk Pilkada Gubernur Sumbar PKS mengusung pasangan Mahyeldi-Audy Joinaldy berkoalisi dengan PPP.

Baca juga: PKS-PPP koalisi usung Mahyeldi-Audy Joinaldy di Pilkada Sumbar

Pada Pilkada Kabupaten Agam PKS mengusung Trinda Farhan Satria-M Kasni berkoalisi dengan Partai Nasdem, Pilkada Kabupaten Pesisir Selatan Hendrajoni-Hamdanus berkoalisi dengan Partai Nasdem, Pilkada Kota Bukittinggi Erman Safar-Marfendi berkoalisi dengan Partai Gerindra.

Berikutnya di Pilkada Kabupaten Sijunjung mengusung Hendri Susanto-Indra Gunalan berkoalisi dengan PKB, Pilkada Pasaman Barat Hamsuardi-Risnawanto berkoalisi dengan PAN dan PDI Perjuangan, Pilkada Kota Solok Zul Elfian-Ramadhani Kirana Putra berkoalisi dengan PAN dan NasDem

Selanjutnya Pilkada Kabupaten Solok Desra Ediwan-Adli berkoalisi dengan Golkar, Pilkada Kabupaten Tanah Datar Zuldafri Darma-Sultani berkoalisi dengan Golkar, pilkada Kabupaten Padang Pariaman Refrizal-Heppy Naldi berkoalisi dengan Gerindra, Pilkada Kabupaten Solok Selatan Abudrahman-Rosman Effendi koalisi dengan Gerindra dan Nasdem dan Pilkada Kabupaten Dharmasraya Amrizal-Herman.

Terkait koalisi partai di pilkada kali ini, Irsyad menyampaikan secara umum PKS tidak membatasi ruang sehingga berkoalisi dengan berbagai partai, sesuai komunikasi dan dinamika politik yang berkembang di daerah .

“Kami berusaha untuk menyeleksi baik dari internal PKS dan eksternal, calon yang benar benar bisa memimpin dengan sepenuh hati, amanah, memiliki kapasitas dan bisa memajukan pembangunan di daerahnya dalam berbagai sektor,” ujarnya.

Pada kesempatan itu selain penyerahan SK juga dilakukan penandatangan pakta integritas terhadap seluruh calon kepala daerah yang di usung oleh PKS sekaligus penyerahan formulir B1. KWK dari partai politik.

Sementara Presiden PKS Muhammad Sohibul Iman menyebutkan dari 270 pilkada serentak di Tanah Air pihaknya ikut serta pada 230 daerah dan hingga saat ini sudah 210 SK yang diterbitkan.

Baca juga: Kampanye digital dan ancaman jerat UU ITE di pilkada Sumbar

Baca juga: KPU sebut jumlah calon perseorangan di Pilkada Sumbar masih dua pasang

Baca juga: KPU Sumbar: Empat pasangan perseorangan lolos verifikasi faktual

Pewarta: Ikhwan Wahyudi
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Source link

Padang, (ANTARA) – Partai Keadilan Sejahtera mengusung 12 pasang kandidat pada pilkada serentak yang akan digelar di Sumatera Barat 9 Desember 2020.

“Dari 14 pilkada yang digelar di Sumbar, hingga saat ini sudah diserahkan SK untuk 12 pasang calon, dua lagi masih menunggu karena masih dalam proses yaitu Kabupaten Pasaman dan Limapuluh Kota,” kata Ketua DPW PKS Sumbar Irsyad Safar di Padang, Sabtu.

Ia menyampaikan hal itu pada rapat koordinasi nasional pemenangan pilkada serentak 2020 bersama DPP PKS yang digelar secara daring dihadiri para calon kepala daerah yang diusung.

Untuk Pilkada Gubernur Sumbar PKS mengusung pasangan Mahyeldi-Audy Joinaldy berkoalisi dengan PPP.

Baca juga: PKS-PPP koalisi usung Mahyeldi-Audy Joinaldy di Pilkada Sumbar

Pada Pilkada Kabupaten Agam PKS mengusung Trinda Farhan Satria-M Kasni berkoalisi dengan Partai Nasdem, Pilkada Kabupaten Pesisir Selatan Hendrajoni-Hamdanus berkoalisi dengan Partai Nasdem, Pilkada Kota Bukittinggi Erman Safar-Marfendi berkoalisi dengan Partai Gerindra.

Berikutnya di Pilkada Kabupaten Sijunjung mengusung Hendri Susanto-Indra Gunalan berkoalisi dengan PKB, Pilkada Pasaman Barat Hamsuardi-Risnawanto berkoalisi dengan PAN dan PDI Perjuangan, Pilkada Kota Solok Zul Elfian-Ramadhani Kirana Putra berkoalisi dengan PAN dan NasDem

Selanjutnya Pilkada Kabupaten Solok Desra Ediwan-Adli berkoalisi dengan Golkar, Pilkada Kabupaten Tanah Datar Zuldafri Darma-Sultani berkoalisi dengan Golkar, pilkada Kabupaten Padang Pariaman Refrizal-Heppy Naldi berkoalisi dengan Gerindra, Pilkada Kabupaten Solok Selatan Abudrahman-Rosman Effendi koalisi dengan Gerindra dan Nasdem dan Pilkada Kabupaten Dharmasraya Amrizal-Herman.

Terkait koalisi partai di pilkada kali ini, Irsyad menyampaikan secara umum PKS tidak membatasi ruang sehingga berkoalisi dengan berbagai partai, sesuai komunikasi dan dinamika politik yang berkembang di daerah .

“Kami berusaha untuk menyeleksi baik dari internal PKS dan eksternal, calon yang benar benar bisa memimpin dengan sepenuh hati, amanah, memiliki kapasitas dan bisa memajukan pembangunan di daerahnya dalam berbagai sektor,” ujarnya.

Pada kesempatan itu selain penyerahan SK juga dilakukan penandatangan pakta integritas terhadap seluruh calon kepala daerah yang di usung oleh PKS sekaligus penyerahan formulir B1. KWK dari partai politik.

Sementara Presiden PKS Muhammad Sohibul Iman menyebutkan dari 270 pilkada serentak di Tanah Air pihaknya ikut serta pada 230 daerah dan hingga saat ini sudah 210 SK yang diterbitkan.

Baca juga: Kampanye digital dan ancaman jerat UU ITE di pilkada Sumbar

Baca juga: KPU sebut jumlah calon perseorangan di Pilkada Sumbar masih dua pasang

Baca juga: KPU Sumbar: Empat pasangan perseorangan lolos verifikasi faktual

Pewarta: Ikhwan Wahyudi
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2020