Categories
Berita

Menko PMK: Beras PKH untuk bantu warga saat pandemi COVID-19


saya turun ke daerah seperti Sumut memastikan kualitas beras medium untuk KPM PKH

Medan (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy menegaskan beras bantuan sosial untuk membantu keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di tengah pandemi COVID-19.

“Dengan adanya beras untuk KPM PKH maka ketersediaan beras yang merupakan bahan pokok di tengah warga terjamin saat pandemi COVID-19 yang masih berlangsung,” ujarnya di Medan, Sabtu.

Dia mengatakan itu pada kunjungan kerja ke Medan dengan agenda memantau perkembangan penanganan COVID-19 di Sumut, sosialisasi masker dan melihat ketersediaan dan kualitas beras Bulog Sumut untuk KPM PKH.

Baca juga: Menko PMK pastikan kualitas beras bansos PKH sesuai standar

Menurut Muhadjir Effendy, pandemi COVID-19 berdampak pada semua sektor khususnya perekonomian.

“Dengan ada bantuan beras maka warga terdampak yang masuk dalam KPM PKH sudah tertolong dengan ketersediaan beras di rumah,” katanya.

Selain untuk memastikan ketersediaan beras di tengah warga, pemerintah sendiri berkeinginan agar beras bantuan itu layak konsumsi.

Baca juga: Menteri PMK ingatkan Bulog Sumut untuk pertahankan kualitas beras PKH

“Oleh karena itu, saya turun ke daerah seperti Sumut untuk memastikan kualitas beras medium untuk KPM PKH,” katanya.

Selain kualitas, pemerintah juga harus memastikan bahwa timbangan/volume beras untuk KPM PKH itu sesuai ketentuan yakni 15 kg per karung.

“Alhamdulillah, hasil pengecekan di gudang secara langsung dan acak, kualitas dan berat beras medium Bulog Sumut itu sesuai standar,” katanya.

Baca juga: Mensos minta kajian beras bansos dorong penurunan kekerdilan

Muhadjir Effendy bersama rombongan juga mencicipi sajian nasi dari beras medium yang dimasak manajemen Bulog Sumut.

Menko PMK itu meminta kualitas dan timbangan beras Bulog yang memenuhi standar itu tidak berubah hingga ke tangan warga.

“Semua termasuk wartawan diharapkan mengawal program bansos untuk PKH itu.Kalau ada temuan penyimpangan, laporkan,” katanya.

Baca juga: Anggota DPR ingatkan bansos beras agar tidak jadi “beras mumet”

Pemimpin Perum Bulog Kanwil Sumut, Arwakhudin Widiarso menyebutkan, berdasarkan data dari total 10 juta KPM PKH secara nasional, di Sumut ada 455.289 keluarga.

“Bulog siap dan sudah siap menyediakan kebutuhan beras medium untuk KPM PKH dengan kualitas yang standar dan berat/volume yang pas 15 kg per karung,” ujarnya.

Stok beras Bulog Sumut ada sekitar 38.000 ton atau jauh di atas kebutuhan untuk PKH yang sekitar 20.400 ton.

Baca juga: Buwas ancam pecat oknum yang mainkan Bansos Beras COVID-19

 

Pewarta: Evalisa Siregar
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Source link

saya turun ke daerah seperti Sumut memastikan kualitas beras medium untuk KPM PKH

Medan (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy menegaskan beras bantuan sosial untuk membantu keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di tengah pandemi COVID-19.

“Dengan adanya beras untuk KPM PKH maka ketersediaan beras yang merupakan bahan pokok di tengah warga terjamin saat pandemi COVID-19 yang masih berlangsung,” ujarnya di Medan, Sabtu.

Dia mengatakan itu pada kunjungan kerja ke Medan dengan agenda memantau perkembangan penanganan COVID-19 di Sumut, sosialisasi masker dan melihat ketersediaan dan kualitas beras Bulog Sumut untuk KPM PKH.

Baca juga: Menko PMK pastikan kualitas beras bansos PKH sesuai standar

Menurut Muhadjir Effendy, pandemi COVID-19 berdampak pada semua sektor khususnya perekonomian.

“Dengan ada bantuan beras maka warga terdampak yang masuk dalam KPM PKH sudah tertolong dengan ketersediaan beras di rumah,” katanya.

Selain untuk memastikan ketersediaan beras di tengah warga, pemerintah sendiri berkeinginan agar beras bantuan itu layak konsumsi.

Baca juga: Menteri PMK ingatkan Bulog Sumut untuk pertahankan kualitas beras PKH

“Oleh karena itu, saya turun ke daerah seperti Sumut untuk memastikan kualitas beras medium untuk KPM PKH,” katanya.

Selain kualitas, pemerintah juga harus memastikan bahwa timbangan/volume beras untuk KPM PKH itu sesuai ketentuan yakni 15 kg per karung.

“Alhamdulillah, hasil pengecekan di gudang secara langsung dan acak, kualitas dan berat beras medium Bulog Sumut itu sesuai standar,” katanya.

Baca juga: Mensos minta kajian beras bansos dorong penurunan kekerdilan

Muhadjir Effendy bersama rombongan juga mencicipi sajian nasi dari beras medium yang dimasak manajemen Bulog Sumut.

Menko PMK itu meminta kualitas dan timbangan beras Bulog yang memenuhi standar itu tidak berubah hingga ke tangan warga.

“Semua termasuk wartawan diharapkan mengawal program bansos untuk PKH itu.Kalau ada temuan penyimpangan, laporkan,” katanya.

Baca juga: Anggota DPR ingatkan bansos beras agar tidak jadi “beras mumet”

Pemimpin Perum Bulog Kanwil Sumut, Arwakhudin Widiarso menyebutkan, berdasarkan data dari total 10 juta KPM PKH secara nasional, di Sumut ada 455.289 keluarga.

“Bulog siap dan sudah siap menyediakan kebutuhan beras medium untuk KPM PKH dengan kualitas yang standar dan berat/volume yang pas 15 kg per karung,” ujarnya.

Stok beras Bulog Sumut ada sekitar 38.000 ton atau jauh di atas kebutuhan untuk PKH yang sekitar 20.400 ton.

Baca juga: Buwas ancam pecat oknum yang mainkan Bansos Beras COVID-19

 

Pewarta: Evalisa Siregar
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020