Categories
Berita

KORPRI identifikasi ASN wafat karena COVID-19 untuk diberi penghargaan


Kami memang sedang mengidentifikasi dan memverifikasi rekan-rekan KORPRI yang meninggal dunia. Biasanya, setiap ulang tahun KORPRI, kami memberikan namanya KORPRI Award

Jakarta (ANTARA) – Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Zudan Arif Fakrulloh mengatakan sedang mengidentifikasi daftar aparatur sipil negara yang wafat dalam tugas karena COVID-19 untuk diberikan penghargaan KORPRI (KORPRI Award).

“Kami memang sedang mengidentifikasi dan memverifikasi rekan-rekan KORPRI yang meninggal dunia. Biasanya, setiap ulang tahun KORPRI, kami memberikan namanya KORPRI Award,” ujar Zudan dalam seminar virtual dengan tema ‘Peran KORPRI dalam Mewujudkan ASN yang Profesional, Modern, dan Produktif di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru’, Kamis, (27/8).

Zudan mengatakan KORPRI Award adalah penghargaan yang disematkan kepada ASN yang dipandang berjasa besar bagi negara sampai akhir hayatnya.

Baca juga: Presiden Jokowi ingin Menpan-RB jaga profesionalisme ASN
Baca juga: Menpan-RB berharap parpol komitmen tak gerakkan ASN bantu katrol suara

“Baik yang meninggal dunia dalam tugas, maupun karena alasan yang lain,” ujar Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri itu.

Zudan mengatakan pertimbangan memberikan penghargaan kepada ASN yang meninggal dunia karena COVID-19 itu adalah berdasarkan masukan dari Dekan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia Prof Eko Prasodjo.

Masukan itu akan langsung ditindaklanjuti dengan niat agar dapat menjadikan KORPRI sebagai perekat Negara Kesatuan Republik Indonesia sekaligus bisa mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, utamanya para ASN.

Zudan menyadari masih banyak pekerjaan rumah besar dari bangsa ini, dan itu memang perlu ditangani secara bersama-sama.

Karena itu, ASN diharapkan dapat lebih meningkatkan produktifitas, lebih profesional, serta lebih melek teknologi informasi untuk menuju ASN yang lebih modern.

“Mari jadikan ini sebagai komitmen KORPRI secara bersama-sama,” ajak Zudan.

Turut hadir dalam acara tersebut, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo, Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara Agus Pramusinto, Sekretaris Dewan Pengurus KORPRI sekaligus Kepala BKN Bima Haria Wibisana, Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji, serta Dekan FIA UI sekaligus Mantan Wakil Menpan-RB periode sebelumnya Prof Eko Prasodjo.

Baca juga: Korpri sarankan ASN sumbangkan THR untuk penanganan COVID-19
Baca juga: Raker Korpri TNI, Kemhan bahas kebutuhan dan kelengkapan personel

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Source link

Kami memang sedang mengidentifikasi dan memverifikasi rekan-rekan KORPRI yang meninggal dunia. Biasanya, setiap ulang tahun KORPRI, kami memberikan namanya KORPRI Award

Jakarta (ANTARA) – Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Zudan Arif Fakrulloh mengatakan sedang mengidentifikasi daftar aparatur sipil negara yang wafat dalam tugas karena COVID-19 untuk diberikan penghargaan KORPRI (KORPRI Award).

“Kami memang sedang mengidentifikasi dan memverifikasi rekan-rekan KORPRI yang meninggal dunia. Biasanya, setiap ulang tahun KORPRI, kami memberikan namanya KORPRI Award,” ujar Zudan dalam seminar virtual dengan tema ‘Peran KORPRI dalam Mewujudkan ASN yang Profesional, Modern, dan Produktif di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru’, Kamis, (27/8).

Zudan mengatakan KORPRI Award adalah penghargaan yang disematkan kepada ASN yang dipandang berjasa besar bagi negara sampai akhir hayatnya.

Baca juga: Presiden Jokowi ingin Menpan-RB jaga profesionalisme ASN
Baca juga: Menpan-RB berharap parpol komitmen tak gerakkan ASN bantu katrol suara

“Baik yang meninggal dunia dalam tugas, maupun karena alasan yang lain,” ujar Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri itu.

Zudan mengatakan pertimbangan memberikan penghargaan kepada ASN yang meninggal dunia karena COVID-19 itu adalah berdasarkan masukan dari Dekan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia Prof Eko Prasodjo.

Masukan itu akan langsung ditindaklanjuti dengan niat agar dapat menjadikan KORPRI sebagai perekat Negara Kesatuan Republik Indonesia sekaligus bisa mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, utamanya para ASN.

Zudan menyadari masih banyak pekerjaan rumah besar dari bangsa ini, dan itu memang perlu ditangani secara bersama-sama.

Karena itu, ASN diharapkan dapat lebih meningkatkan produktifitas, lebih profesional, serta lebih melek teknologi informasi untuk menuju ASN yang lebih modern.

“Mari jadikan ini sebagai komitmen KORPRI secara bersama-sama,” ajak Zudan.

Turut hadir dalam acara tersebut, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo, Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara Agus Pramusinto, Sekretaris Dewan Pengurus KORPRI sekaligus Kepala BKN Bima Haria Wibisana, Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji, serta Dekan FIA UI sekaligus Mantan Wakil Menpan-RB periode sebelumnya Prof Eko Prasodjo.

Baca juga: Korpri sarankan ASN sumbangkan THR untuk penanganan COVID-19
Baca juga: Raker Korpri TNI, Kemhan bahas kebutuhan dan kelengkapan personel

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2020