Categories
Berita

Kasus positif COVID-19 di Sangihe kembali bertambah


Sulut, Sangihe (ANTARA) – Juru bicara penanganan COVID-19 Kabupaten Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara, Jopy Thungari mengatakan, kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Sangihe kembali bertambah.

“Setelah beberapa pekan sempat nol, hari ini kembali ada tambahan satu kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Sangihe,” kata Jopy Thungari di Tahuna, Senin.

Menurut dia, tambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sesuai dengan siaran pers gugus tugas COVID-19 Provinsi Sulawesi Utara Senin, 14 September 2020 bahwa terdapat tambahan satu kasus COVID-19 di Sangihe.

“Tambahan kasus COVID-19 dicatat sebagai Pasien 18 dengan perempuan, 29 tahun, dari Kecamatan Tahuna Timur,” kata dia.

Baca juga: Cegah penularan, pemeriksaan penumpang kapal di Sangihe diperketat

Baca juga: Delapan pasien COVID-19 di Sangihe dinyatakan sembuh

Saat ini kata dia, pasien tersebut dalam keadaan baik, tidak ada keluhan dan gejala, dan telah diisolasi sejak tanggal 3 September 2020.

“Yang bersangkutan memiliki riwayat perjalanan dari Manado, dan pada awalnya hasil rapid test, reaktif dan dilanjutkan pengambilan usap tenggorokan tanggal 3 September dan hasilnya positif,” kata dia.

Sambil menjalani isolasi, kepada yang bersangkutan tetap dipantau sampai 14 hari. Direncanakan akan dilakukan rapid test bagi kontak erat serta keluarga.

Sebelumnya, kata dia, pada hari
Jumat, 11 September 2020 juga terdapat ketambahan 1 kasus positif COVID-19 di Sangihe, dicatat sebagai pasien 17 dengan gambaran perempuan, 47 tahun, dari Kecamatan Tahuna.

Saat ini pasien tersebut dalam keadaan baik, tidak ada keluhan dan gejala, dan telah diisolasi sejak tanggal 1 September 2020.

“Tim medis Puskesmas Manente Tahuna terus melakukan pemantauan,” kata dia.

“Yang bersangkutan memiliki riwayat perjalanan dari Manado, dan pada awalnya hasil rapid test reaktif dan dilanjutkan pengambilan usap tenggorokan tanggal 1 September dan hasilnya positif,” kata dia.

“Saat ini masih ada dua kasus yang sementara menjalani isolasi dan dipantau oleh tim medis, sebab 16 pasien lainnya sudah dinyatakan sembuh,” kata dia.

Thungari menghimbau kepada masyarakat Sangihe agar tetap mematuhi aturan protokol kesehatan.

“Kami menghimbau masyarakat di Kabupaten Sangihe agar tetap mematuhi protokol kesehatan ketika berada di luar rumah agar terhindar dari COVID-19,” kata dia.*

Baca juga: Lansia-disabilitas kepulauan terdampak di Sangihe-Sulut dapat bantuan

Baca juga: Pemkab Sangihe sudah usulkan insentif Nakes yang tangani COVID-19

Pewarta: Jerusalem Mendalora
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Source link

Sulut, Sangihe (ANTARA) – Juru bicara penanganan COVID-19 Kabupaten Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara, Jopy Thungari mengatakan, kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Sangihe kembali bertambah.

“Setelah beberapa pekan sempat nol, hari ini kembali ada tambahan satu kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Sangihe,” kata Jopy Thungari di Tahuna, Senin.

Menurut dia, tambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sesuai dengan siaran pers gugus tugas COVID-19 Provinsi Sulawesi Utara Senin, 14 September 2020 bahwa terdapat tambahan satu kasus COVID-19 di Sangihe.

“Tambahan kasus COVID-19 dicatat sebagai Pasien 18 dengan perempuan, 29 tahun, dari Kecamatan Tahuna Timur,” kata dia.

Baca juga: Cegah penularan, pemeriksaan penumpang kapal di Sangihe diperketat

Baca juga: Delapan pasien COVID-19 di Sangihe dinyatakan sembuh

Saat ini kata dia, pasien tersebut dalam keadaan baik, tidak ada keluhan dan gejala, dan telah diisolasi sejak tanggal 3 September 2020.

“Yang bersangkutan memiliki riwayat perjalanan dari Manado, dan pada awalnya hasil rapid test, reaktif dan dilanjutkan pengambilan usap tenggorokan tanggal 3 September dan hasilnya positif,” kata dia.

Sambil menjalani isolasi, kepada yang bersangkutan tetap dipantau sampai 14 hari. Direncanakan akan dilakukan rapid test bagi kontak erat serta keluarga.

Sebelumnya, kata dia, pada hari
Jumat, 11 September 2020 juga terdapat ketambahan 1 kasus positif COVID-19 di Sangihe, dicatat sebagai pasien 17 dengan gambaran perempuan, 47 tahun, dari Kecamatan Tahuna.

Saat ini pasien tersebut dalam keadaan baik, tidak ada keluhan dan gejala, dan telah diisolasi sejak tanggal 1 September 2020.

“Tim medis Puskesmas Manente Tahuna terus melakukan pemantauan,” kata dia.

“Yang bersangkutan memiliki riwayat perjalanan dari Manado, dan pada awalnya hasil rapid test reaktif dan dilanjutkan pengambilan usap tenggorokan tanggal 1 September dan hasilnya positif,” kata dia.

“Saat ini masih ada dua kasus yang sementara menjalani isolasi dan dipantau oleh tim medis, sebab 16 pasien lainnya sudah dinyatakan sembuh,” kata dia.

Thungari menghimbau kepada masyarakat Sangihe agar tetap mematuhi aturan protokol kesehatan.

“Kami menghimbau masyarakat di Kabupaten Sangihe agar tetap mematuhi protokol kesehatan ketika berada di luar rumah agar terhindar dari COVID-19,” kata dia.*

Baca juga: Lansia-disabilitas kepulauan terdampak di Sangihe-Sulut dapat bantuan

Baca juga: Pemkab Sangihe sudah usulkan insentif Nakes yang tangani COVID-19

Pewarta: Jerusalem Mendalora
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020