Categories
Berita

Kasus COVID-19 di Lebak bertambah enam orang


Lebak (ANTARA) –

Jumlah kasus positif COVID-19 di Kabupaten Lebak, Banten, sampai dengan Jumat (28/8) bertambah enam orang sehingga total menjadi 46 orang dari sebelumnya 40 orang.

Juru Bicara Satgas Tugas Gugus Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Lebak dr Firman Rahmatullah di Lebak, Jumat (28/8), mengatakan bertambahnya enam orang positif COVID-19 itu sebagian besar merupakan warga Rangkasbitung.

Menurut dia, warga yang terjangkit COVID-19 itu setelah berpergian ke Jakarta dan kontak erat dengan orang yang positif corona.

Baca juga: Lebak hentikan belajar di sekolah setelah guru positif COVID-19

Warga yang positif COVID-19 itu, kata dia, karena tidak menaati protokol kesehatan, seperti tidak memakai masker, tidak menjaga jarak, dan tidak mencuci tangan menggunakan sabun.

“Kami tidak henti-hentinya menyampaikan sosialisasi agar masyarakat dapat menaati protokol kesehatan pencegahan COVID-19,” katanya menjelaskan.

Ia mengatakan, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak yang terkonfirmasi sebanyak 46 orang positif COVID-19, 25 orang dinyatakan sembuh, 19 orang menjalani isolasi, dan dua orang dilaporkan meninggal dunia.

Baca juga: Layanan Disdukcapil Lebak ditutup sementara usai pegawai positif COVID

Pemerintah Kabupaten Lebak menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 28 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) untuk pencegahan penyebaran COVID-19.

Perbup tersebut memberikan tindakan tegas bagi warga tidak memakai masker dan menjaga jarak dikenakan sanksi denda Rp150 ribu serta pelaku usaha tidak menyediakan wastafel atau tempat mencuci tangan dan tidak memakai masker dan tidak menjaga jarak bisa dikenakan sanksi denda administrasi Rp25 juta.

Selama ini, kata dia, tingkat kesadaran masyarakat untuk menaati aturan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 masih rendah.

Baca juga: Bupati Lebak ajak warga taati protokol kesehatan cegah COVID-19

“Kami berharap petugas mengoptimalkan penindakan agar masyarakat sadar untuk memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan,” katanya.
 

Pewarta: Mansyur suryana
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Source link

Lebak (ANTARA) –

Jumlah kasus positif COVID-19 di Kabupaten Lebak, Banten, sampai dengan Jumat (28/8) bertambah enam orang sehingga total menjadi 46 orang dari sebelumnya 40 orang.

Juru Bicara Satgas Tugas Gugus Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Lebak dr Firman Rahmatullah di Lebak, Jumat (28/8), mengatakan bertambahnya enam orang positif COVID-19 itu sebagian besar merupakan warga Rangkasbitung.

Menurut dia, warga yang terjangkit COVID-19 itu setelah berpergian ke Jakarta dan kontak erat dengan orang yang positif corona.

Baca juga: Lebak hentikan belajar di sekolah setelah guru positif COVID-19

Warga yang positif COVID-19 itu, kata dia, karena tidak menaati protokol kesehatan, seperti tidak memakai masker, tidak menjaga jarak, dan tidak mencuci tangan menggunakan sabun.

“Kami tidak henti-hentinya menyampaikan sosialisasi agar masyarakat dapat menaati protokol kesehatan pencegahan COVID-19,” katanya menjelaskan.

Ia mengatakan, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak yang terkonfirmasi sebanyak 46 orang positif COVID-19, 25 orang dinyatakan sembuh, 19 orang menjalani isolasi, dan dua orang dilaporkan meninggal dunia.

Baca juga: Layanan Disdukcapil Lebak ditutup sementara usai pegawai positif COVID

Pemerintah Kabupaten Lebak menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 28 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) untuk pencegahan penyebaran COVID-19.

Perbup tersebut memberikan tindakan tegas bagi warga tidak memakai masker dan menjaga jarak dikenakan sanksi denda Rp150 ribu serta pelaku usaha tidak menyediakan wastafel atau tempat mencuci tangan dan tidak memakai masker dan tidak menjaga jarak bisa dikenakan sanksi denda administrasi Rp25 juta.

Selama ini, kata dia, tingkat kesadaran masyarakat untuk menaati aturan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 masih rendah.

Baca juga: Bupati Lebak ajak warga taati protokol kesehatan cegah COVID-19

“Kami berharap petugas mengoptimalkan penindakan agar masyarakat sadar untuk memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan,” katanya.
 

Pewarta: Mansyur suryana
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020