Categories
Berita

Italia cuma main imbang 1-1 lawan Bosnia-Herzegovina


Jakarta (ANTARA) – Tim nasional Italia cuma bermain imbang 1-1 ketika menjamu Bosnia-Herzegovina dalam pertandingan pertama UEFA Nations League 2020/21 Divisi A Grup 1 (A1) di Stadion Artemio Franchi, Firenze, Jumat waktu setempat (Sabtu WIB).

Bahkan, Italia harus tertinggal lebih dulu akibat gol Edin Dzeko untuk Bosnia, sebelum membalas melalui Stefano Sensi demi mengamankan satu poin dari laga tersebut, demikian catatan laman resmi UEFA.

Hasil itu jadi permulaan yang kurang ideal bagi Italia di tahun 2020, mengingat tahun lalu tim besutan Roberto Mancini itu menyapu bersih 10 pertandingan mereka dalam fase kualifikasi Euro 2020.

Akibatnya, Italia memulai Nations League dengan menempati peringkat ketiga klasemen Grup A1 di bawah Belanda (3) dan Bosnia (1).

Baca juga: Gol perdana Bergwijn antar Belanda atasi Polandia

Kendati tampil sangat dominan menguasai bola sepanjang babak pertama, skuat Gli Azzurri tak sekali pun memberi ancaman berarti bagi kiper Ibrahim Sehic hingga waktu istirahat.

Delapan menit memasuki babak kedua, kiper Gianluigi Donnarumma meninggalkan sarangnya dan diperdaya oleh Armin Hodzic, beruntung Italia diselamatkan tiang gawang yang menolak bola.

Dua menit berselang giliran Bosnia yang diselamatkan tiang gawang ketika Lorenzo Insigne mengambil bola sepak pojok.

Bosnia memimpin pada menit ke-57 ketika Dzeko berdiri bebas tanpa kawalan untuk menyelesaikan umpan sundulan Toni Sunjic dalam situasi sepak pojok.

Namun 10 menit berselang, Italia segera menyamakan kedudukan ketika Insigne menempuh langkah rasional dengan mengirim umpan tarik setelah menusuk dari sisi kiri dan bola diselesaikan dengan tenang oleh Sensi untuk menjebol gawang tim tamu.

Kedua tim berusaha untuk mencari gol kemenangan dan Bosnia hampir mendapatkannya tepat di pengujung laga ketika Muhamed Besic bisa melakukan tusukan dalam sebuah serangan balik, sayang tembakan penyelesaiannya masih melenceng di sisi gawang.

Bosnia selanjutnya akan menjamu Polandia di laga kedua Grup A1 pada Senin (7/9) waktu setempat (Selasa WIB), sedangkan Italia pada saat bersamaan bertandang ke Belanda.

Baca juga: Martinez jelaskan alasan Courtois tinggalkan kamp timnas Belgia
Baca juga: Ronaldo terancam harus tunda ambisi lewati 100 gol bersama Portugal

Susunan pemain:

Italia (4-3-3): Gianluigi Donnarumma; Alessandro Florenzi, Leonardo Bonucci, Francesco Acerbi, Cristiano Biraghi; Lorenzo Pellegrini (Moise Kean), Stefano Sensi, Nicolo Barella; Federico Chiesa (Nicolo Zaniolo), Andrea Belotti (Ciro Immobile), Lorenzo Insigne
Pelatih: Roberto Mancini

Bosnia-Herzegovina (4-3-3): Ibrahim Sehic; Branimir Cipetic, Toni Sunjic, Sinisa Sanicanin, Sead Kolasinac (Eldar Civic); Gojko Cimirot, Amir Hadziahmetovic, Gojko Cimirot; Edin Visca (Deni Milosevic), Amer Gojak, Armin Hodzic (Muhamed Besic); Edin Dzeko
Pelatih: Dusan Bajevic

Baca juga: Southgate berencana datangkan Maguire kembali ke timnas Inggris
Baca juga: Sergio Ramos puji pemain-pemain debutan timnas Spanyol

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Source link

Jakarta (ANTARA) – Tim nasional Italia cuma bermain imbang 1-1 ketika menjamu Bosnia-Herzegovina dalam pertandingan pertama UEFA Nations League 2020/21 Divisi A Grup 1 (A1) di Stadion Artemio Franchi, Firenze, Jumat waktu setempat (Sabtu WIB).

Bahkan, Italia harus tertinggal lebih dulu akibat gol Edin Dzeko untuk Bosnia, sebelum membalas melalui Stefano Sensi demi mengamankan satu poin dari laga tersebut, demikian catatan laman resmi UEFA.

Hasil itu jadi permulaan yang kurang ideal bagi Italia di tahun 2020, mengingat tahun lalu tim besutan Roberto Mancini itu menyapu bersih 10 pertandingan mereka dalam fase kualifikasi Euro 2020.

Akibatnya, Italia memulai Nations League dengan menempati peringkat ketiga klasemen Grup A1 di bawah Belanda (3) dan Bosnia (1).

Baca juga: Gol perdana Bergwijn antar Belanda atasi Polandia

Kendati tampil sangat dominan menguasai bola sepanjang babak pertama, skuat Gli Azzurri tak sekali pun memberi ancaman berarti bagi kiper Ibrahim Sehic hingga waktu istirahat.

Delapan menit memasuki babak kedua, kiper Gianluigi Donnarumma meninggalkan sarangnya dan diperdaya oleh Armin Hodzic, beruntung Italia diselamatkan tiang gawang yang menolak bola.

Dua menit berselang giliran Bosnia yang diselamatkan tiang gawang ketika Lorenzo Insigne mengambil bola sepak pojok.

Bosnia memimpin pada menit ke-57 ketika Dzeko berdiri bebas tanpa kawalan untuk menyelesaikan umpan sundulan Toni Sunjic dalam situasi sepak pojok.

Namun 10 menit berselang, Italia segera menyamakan kedudukan ketika Insigne menempuh langkah rasional dengan mengirim umpan tarik setelah menusuk dari sisi kiri dan bola diselesaikan dengan tenang oleh Sensi untuk menjebol gawang tim tamu.

Kedua tim berusaha untuk mencari gol kemenangan dan Bosnia hampir mendapatkannya tepat di pengujung laga ketika Muhamed Besic bisa melakukan tusukan dalam sebuah serangan balik, sayang tembakan penyelesaiannya masih melenceng di sisi gawang.

Bosnia selanjutnya akan menjamu Polandia di laga kedua Grup A1 pada Senin (7/9) waktu setempat (Selasa WIB), sedangkan Italia pada saat bersamaan bertandang ke Belanda.

Baca juga: Martinez jelaskan alasan Courtois tinggalkan kamp timnas Belgia
Baca juga: Ronaldo terancam harus tunda ambisi lewati 100 gol bersama Portugal

Susunan pemain:

Italia (4-3-3): Gianluigi Donnarumma; Alessandro Florenzi, Leonardo Bonucci, Francesco Acerbi, Cristiano Biraghi; Lorenzo Pellegrini (Moise Kean), Stefano Sensi, Nicolo Barella; Federico Chiesa (Nicolo Zaniolo), Andrea Belotti (Ciro Immobile), Lorenzo Insigne
Pelatih: Roberto Mancini

Bosnia-Herzegovina (4-3-3): Ibrahim Sehic; Branimir Cipetic, Toni Sunjic, Sinisa Sanicanin, Sead Kolasinac (Eldar Civic); Gojko Cimirot, Amir Hadziahmetovic, Gojko Cimirot; Edin Visca (Deni Milosevic), Amer Gojak, Armin Hodzic (Muhamed Besic); Edin Dzeko
Pelatih: Dusan Bajevic

Baca juga: Southgate berencana datangkan Maguire kembali ke timnas Inggris
Baca juga: Sergio Ramos puji pemain-pemain debutan timnas Spanyol

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2020