Categories
Berita

Budi Sulistiyo tidak ingin warga Kabupaten Kediri memilih kotak kosong


Kediri (ANTARA) – Tim sukses pemenangan calon bupati-wakil bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramono dengan Dewi Maria Ulfa, yakni Budi Sulistiyono, ingin agar warga menggunakan hak pilihnya dan tidak memilih kotak kosong.

“Kotak kosong itu tidak ada, tidak ada visi-misi masa’ dipilih,” kata Sulistiyo, di Kediri, Jawa Timur, Minggu.

Ia berharap masyarakat menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada Serentak 2020. Seluruh partai politik baik yang mempunyai kursi maupun yang nonparlemen juga sudah mendukung pasangan Dhito-Dewi Maria di Pilkada.

Tim pemenangan, lanjut dia, juga intensif mengenalkan pasangan ini ke masyarakat. Baik calon bupati-wakil bupati Kediri sudah dibagi tugasnya sehingga diharapkan sosialisasi akan lebih efektif.

Baca juga: Warga Kediri kecewa jika terjadi calon tunggal pilkada

“Kami kenalkan Mas Dhito lebih dalam lagi dengan jaringan yang kami buat. Semua jaringan seluruh partai maupun komunitas yanga ada. Mbak Dewi juga kami dorong. Mbak Dewi tugaskan di komunitasnya yakni komunitaas wanita, fatayat, muslimat, dan NU. Kalau Mas Dhito di seluruh lapisan, ada tukang parkir, perangkat, ASN, diyakinkan Mas Dhito,” kata dia.

Ia juga yakin bahwa politik di Kabupaten Kediri akan bergerak, kendati nantinya akan ada calon tunggal memilih Bupati dan Wakil Bupati Kediri.

Pihaknya juga sudah memberikan pesan khusus ke partai untuk menggerakkan seluruh struktural sampai tingkat bawah.

Sementara itu, Dhito mengaku dukungan semua partai dan keinginan masyarakat Kabupaten Kediri yang ingin perubahan telah mendorongnya untuk maju di Pilkada Kabupaten Kediri ini. Selain itu, dukungan keluarga terutama istri juga selalu menguatkannya.

Baca juga: Lawan kotak kosong di Pilkada Kabupaten Kediri

“Istri sangat suport. Sudah empat bulan terakgir di Kediri, menjadi warga Kediri. Apapun itu, suport istri dan anak krusial bagi saya,” kata dia.

Ia juga mengaku saat ini sudah menjadi warga Kabupaten Kediri yang dibuktikan dengan KTP yang sudah menjadi warga di Kabupaten Kediri. Bahkan, kini dirinya dan keluarga sudah tinggal di sebuah perumahan wilayah kabupaten ini.

Pasangan Dhito dan Dewi Maria telah mendaftarkan diri di KPU Kabupaten Kediri. Pasangan calon kepala daerah ini memborong rekomendasi dari partai. Sembilan partai politik yang mempunyai kursi mendukung mereka, termasuk partai nonparlemen juga ikut serta mendukung. 

Baca juga: Berkas pendaftaran anak Pramono Anung terkendala rekomendasi PAN

Pewarta: Asmaul Chusna
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Source link

Kediri (ANTARA) – Tim sukses pemenangan calon bupati-wakil bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramono dengan Dewi Maria Ulfa, yakni Budi Sulistiyono, ingin agar warga menggunakan hak pilihnya dan tidak memilih kotak kosong.

“Kotak kosong itu tidak ada, tidak ada visi-misi masa’ dipilih,” kata Sulistiyo, di Kediri, Jawa Timur, Minggu.

Ia berharap masyarakat menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada Serentak 2020. Seluruh partai politik baik yang mempunyai kursi maupun yang nonparlemen juga sudah mendukung pasangan Dhito-Dewi Maria di Pilkada.

Tim pemenangan, lanjut dia, juga intensif mengenalkan pasangan ini ke masyarakat. Baik calon bupati-wakil bupati Kediri sudah dibagi tugasnya sehingga diharapkan sosialisasi akan lebih efektif.

Baca juga: Warga Kediri kecewa jika terjadi calon tunggal pilkada

“Kami kenalkan Mas Dhito lebih dalam lagi dengan jaringan yang kami buat. Semua jaringan seluruh partai maupun komunitas yanga ada. Mbak Dewi juga kami dorong. Mbak Dewi tugaskan di komunitasnya yakni komunitaas wanita, fatayat, muslimat, dan NU. Kalau Mas Dhito di seluruh lapisan, ada tukang parkir, perangkat, ASN, diyakinkan Mas Dhito,” kata dia.

Ia juga yakin bahwa politik di Kabupaten Kediri akan bergerak, kendati nantinya akan ada calon tunggal memilih Bupati dan Wakil Bupati Kediri.

Pihaknya juga sudah memberikan pesan khusus ke partai untuk menggerakkan seluruh struktural sampai tingkat bawah.

Sementara itu, Dhito mengaku dukungan semua partai dan keinginan masyarakat Kabupaten Kediri yang ingin perubahan telah mendorongnya untuk maju di Pilkada Kabupaten Kediri ini. Selain itu, dukungan keluarga terutama istri juga selalu menguatkannya.

Baca juga: Lawan kotak kosong di Pilkada Kabupaten Kediri

“Istri sangat suport. Sudah empat bulan terakgir di Kediri, menjadi warga Kediri. Apapun itu, suport istri dan anak krusial bagi saya,” kata dia.

Ia juga mengaku saat ini sudah menjadi warga Kabupaten Kediri yang dibuktikan dengan KTP yang sudah menjadi warga di Kabupaten Kediri. Bahkan, kini dirinya dan keluarga sudah tinggal di sebuah perumahan wilayah kabupaten ini.

Pasangan Dhito dan Dewi Maria telah mendaftarkan diri di KPU Kabupaten Kediri. Pasangan calon kepala daerah ini memborong rekomendasi dari partai. Sembilan partai politik yang mempunyai kursi mendukung mereka, termasuk partai nonparlemen juga ikut serta mendukung. 

Baca juga: Berkas pendaftaran anak Pramono Anung terkendala rekomendasi PAN

Pewarta: Asmaul Chusna
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2020