Categories
Berita

Akademisi: Kampanye disiplin pakai masker perlu diintensifkan


Purwokerto, Jateng (ANTARA) – Akademisi dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Provinsi Jawa Tengah dr Yudhi Wibowo MPH mengatakan kampanye agar masyarakat disiplin memakai masker perlu diintensifkan dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19.

“Kampanye disiplin pakai masker sangat diperlukan guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan,” katanya di Purwokerto Kabupaten Banyumas, Minggu.

Baca juga: Kementerian Kesehatan kampanyekan disiplin pakai masker

Dosen Fakultas Kedokteran Unsoed tersebut mengatakan penggunaan masker yang standar dan tepat cara pakainya sangat efektif untuk mencegah penularan COVID-19.

“Oleh karena itu kampanye dan edukasi secara terus menerus kepada seluruh masyarakat sangat dibutuhkan, perlu dilakukan secara berulang-ulang, tanpa mengenal menyerah,” katanya.

Baca juga: Menko Airlangga: Bangkitnya ekonomi dimulai dari disiplin pakai masker

Dengan demikian, kata dia diharapkan akan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu memakai masker dan menerapkan protokol kesehatan lainnya dalam setiap beraktivitas.

“Saya menilai bahwa pada saat ini masih ada sebagian warga yang masih abai sehingga kampanye disiplin pakai masker harus terus digencarkan,” katanya.

Baca juga: Polres Metro Jaksel kampanye penggunaan masker di Pasar Kebayoran Lama

Dia juga menambahkan bahwa pada saat ini sangat dibutuhkan kerja sama semua pihak untuk mencegah penularan COVID-19.

“Seluruh pihak harus berperan aktif dalam sosialisasi protokol kesehatan, mulai dari komunitas hingga seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan tengah mengampanyekan disiplin memakai masker kepada masyarakat agar terhindar dari penularan COVID-19.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi mengatakan kampanye Pakai Masker dilakukan pada 10 Agustus 2020 hingga 6 September 2020, yang akan dilanjutkan dengan kampanye Cuci Tangan Pakai Sabun pada 7 September 2020 hingga 6 Oktober 2020.

Selain itu Kampanye Jaga Jarak pada 7 Oktober 2020 hingga 6 November 2020.

Kampanye tersebut juga dilakukan dinas kesehatan provinsi, Unit Pelayanan Terpadu Kementerian Kesehatan hingga politeknik kesehatan di seluruh Indonesia.

Pewarta: Wuryanti Puspitasari
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Source link

Purwokerto, Jateng (ANTARA) – Akademisi dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Provinsi Jawa Tengah dr Yudhi Wibowo MPH mengatakan kampanye agar masyarakat disiplin memakai masker perlu diintensifkan dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19.

“Kampanye disiplin pakai masker sangat diperlukan guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan,” katanya di Purwokerto Kabupaten Banyumas, Minggu.

Baca juga: Kementerian Kesehatan kampanyekan disiplin pakai masker

Dosen Fakultas Kedokteran Unsoed tersebut mengatakan penggunaan masker yang standar dan tepat cara pakainya sangat efektif untuk mencegah penularan COVID-19.

“Oleh karena itu kampanye dan edukasi secara terus menerus kepada seluruh masyarakat sangat dibutuhkan, perlu dilakukan secara berulang-ulang, tanpa mengenal menyerah,” katanya.

Baca juga: Menko Airlangga: Bangkitnya ekonomi dimulai dari disiplin pakai masker

Dengan demikian, kata dia diharapkan akan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu memakai masker dan menerapkan protokol kesehatan lainnya dalam setiap beraktivitas.

“Saya menilai bahwa pada saat ini masih ada sebagian warga yang masih abai sehingga kampanye disiplin pakai masker harus terus digencarkan,” katanya.

Baca juga: Polres Metro Jaksel kampanye penggunaan masker di Pasar Kebayoran Lama

Dia juga menambahkan bahwa pada saat ini sangat dibutuhkan kerja sama semua pihak untuk mencegah penularan COVID-19.

“Seluruh pihak harus berperan aktif dalam sosialisasi protokol kesehatan, mulai dari komunitas hingga seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan tengah mengampanyekan disiplin memakai masker kepada masyarakat agar terhindar dari penularan COVID-19.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi mengatakan kampanye Pakai Masker dilakukan pada 10 Agustus 2020 hingga 6 September 2020, yang akan dilanjutkan dengan kampanye Cuci Tangan Pakai Sabun pada 7 September 2020 hingga 6 Oktober 2020.

Selain itu Kampanye Jaga Jarak pada 7 Oktober 2020 hingga 6 November 2020.

Kampanye tersebut juga dilakukan dinas kesehatan provinsi, Unit Pelayanan Terpadu Kementerian Kesehatan hingga politeknik kesehatan di seluruh Indonesia.

Pewarta: Wuryanti Puspitasari
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2020